Kabut Asap, Dinas Pendidikan Tunggu Rekomendasi DLHD Kabupaten/Kota untuk Liburkan Siswa

Meski kondisi udara di beberapa wilayah Jambi terus menurun akibat karhutla, namun hingga kini Dinas Pendidikan Jambi belum liburkan siswa.

Kabut Asap, Dinas Pendidikan Tunggu Rekomendasi DLHD Kabupaten/Kota untuk Liburkan Siswa
ist
Kebakaran lahan di Tanjab Timur. 

Kabut Asap, Dinas Pendidikan Tunggu Rekomendasi DLHD Kabupaten/Kota untuk Liburkan Siswa

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Meski kondisi udara di beberapa wilayah Jambi terus menurun akibat karhutla, namun hingga kini Dinas Pendidikan Provinsi Jambi belum mengeluarkan keputusan untuk meliburkan aktivitas belajar mengajar untuk para siswa.

Pihak Dinas Pendidikan baru meminta kepada pihak sekolah yang kondisi udaranya kurang baik untuk mengurangi aktivitas di luar kelas.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi melalui Kasubag Bina Program dan Evaluasi Zainul Havis saat dikonfirmasi Tribunjambi.com, sabtu (7/9/2019).

Dia menyebut, keputusan untuk meliburkan sekolah bisa diambil setelah mendengar analisis dari BLHD kabupaten/kota setempat. Karena kasus setiap daerah berbeda-beda.

Baca: Udara Kota Jambi Berbahaya, Disdik Tunggu Arahan Walikota untuk Liburkan Siswa

Baca: Kelestarian Budaya Jambi Butuh Peran Pemuda

Baca: Fatayat NU Provinsi Jambi Gelar Konverwil dan Seminar Nasional

Baca: Sejak 2014, Kokapi Aktif Mengedukasi Anak-anak di Pulau Pandan

Baca: VIDEO: Detik-detik Pria di Batam Melarikan Diri dari Atas Gedung Bak Spiderman

"Yang kondisi agak parah di Tanjabbar dan Tanjabtim. Namun belum ada info rekomendasi BLHD setempat untuk meliburkan aktivitas belajar sekolah, dan kabar terbaru Tanjab Barat agak mendingan," jelasnya.

Disebutkanya, pihak pengawas di kabupaten/kota dan kepala sekolah sudah diberi arahan untuk mengikuti perkembangan kondisi udara dan berkoordinasi dengan Pemda setempat melalui BLHD kabupaten/kota.

"Kita tetap berkoordinasi dengan pihak BLHD dan Diknes, dan sejauh ini belum ada rekomendasi untuk meliburkan siswa. Begitupun mengurangi Jam belajar belum dilakukan," pungkasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved