Begini Kronologi Penembakan Tersangka Pencabulan Anak di Bungo, Sempat Melawan Pakai Senjata Rakitan

S (48) akhirnya mengembuskan terakhirnya di RSUD H Hanafie, Sabtu (7/9/2019) sekitar pukul 13.00 WIB.

Begini Kronologi Penembakan Tersangka Pencabulan Anak di Bungo, Sempat Melawan Pakai Senjata Rakitan
Tribunjambi/Mareza
Wakapolres Bungo, Kompol Yudha Pranata. 

Begini Kronologi Penembakan Tersangka Pencabulan Anak di Bungo, Sempat Melawan Pakai Senjata Rakitan

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - S (48) akhirnya mengembuskan terakhirnya di RSUD H Hanafie, Sabtu (7/9/2019) sekitar pukul 13.00 WIB. Dia terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan lantaran mengancam aparat Kepolisian Resor (Polres) Bungo yang hendak melakukan penangkapan terhadapnya.

Diketahui, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.20 WIB. Kapolres Bungo, AKBP Januario Jose Morrais melalui Wakapolres Bungo, Kompol Yudha Pranata mengatakan, penangkapan itu dilakukan karena adanya laporan masyarakat.

"Berdasarkan adanya laporan dari masyarakat tentang adanya tindak pidana pencabulan anak di bawah umur, dalam hal ini, anak kandung sendiri, tim Jatanras Polres Bungo mendapat informasi bahwa pelaku berada di dalam kebun masyarakat Kecamatan Pelepat," jelas Wakapolres.

Baca: BREAKING NEWS, 6 Tahun Cabuli Anak Kandung, Pria di Bungo Ini Tewas di Tangan Polisi,

Baca: Koreksi Teknis, Dinas PUPR Kota Jambi Temukan Drainase Dibangun Tanpa Besi

Baca: RM Cabut Laporan Meski Lihat Istrinya Semobil dengan Pria, Oknum Pegawai PA Sengeti Diduga Selingkuh

Baca: Rekam Adegan Intim di Kosan dengan Niat Untuk Koleksi Pribadi, Pelajar Ini Harus Berurusan ke Polisi

Baca: Istri Gubernur Jambi Tak Hadir di Acara Gladi Kotor, Edi Purwanto Jadi Ketua Sementara DPRD Jambi

Di kebun tersebut, korban membawa senjata rakitan jenis gobok. Tim Jatanras Polres Bungo langsung melakukan penyelidikan ke tempat kejadian perkada (TKP). Sesampainya sampai di TKP, tim Jatanras Polres Bungo melihat pelaku sedang berada di dalam kebun.

"Saat dilakukan pengejaran, pelaku melakukan perlawanan dengan mengarahkan senjata laras panjan (gobok) ke arah tim Jatanras Polres Bungo. Atas perlawanan pelaku, tim melakukan tindakan tegas teukur dengan melakukan tembakan ke arah pelaku," jelasnya.

Korban sempat dibawa ke RSUD H Hanafie Muara Bungo beberapa saat setelah kejadian, sampai akhirnya mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 13.00 WIB.

Dari tangan tersangka, didapati satu unit senjata rakitan (gobok) dan sebilah parang.

Dapat diinformasikan, pengejaran terhadap tersangka dilakukan karena diduga telah melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri, YP (14).

"Dari keterangan yang kami terima, tersangka telah melakukan perbuatan itu pada korban sejak 2013 hingga 2019," jelas Wakapolres.

Tindakan asusila itu dilakukannya di rumahnya di Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo. Akibat tindakan tersebut, YP mengandung tiga bulan 15 hari.

Pantauan Tribunjambi.com, jenazah sudah dibawa ke rumah duka dengan menggunakan ambulan sekitar pukul 14.30 WIB.(Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved