Cara Cek Besaran Kompensasi PLN Mati Listrik di Pulau Jawa Diberikan September Untuk Tagihan Agustus

Berikut ini cara cek besaran kompensasi PLN akibat mati listrik di Pulau Jawa yang diberikan September untuk tagihan Agustus

Cara Cek Besaran Kompensasi PLN Mati Listrik di Pulau Jawa Diberikan September Untuk Tagihan Agustus
TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Plt Direktur Utama PT PLN Persero, Sripeni Inten Cahyani, saat memberikan klarifikasi pada Minggu (4/7/2019). 

Cara Cek Besaran Kompensasi PLN akibat Mati Listrik di Pulau Jawa Diberikan September Untuk Tagihan Agustus

TRIBUNJAMBI.COM - Berikut ini cara cek besaran kompensasi PLN akibat mati listrik di Pulau Jawa yang diberikan September untuk tagihan Agustus.

PLN akhirnya menepati janjinya untuk memberikan kompensasi bagi warga yang terdampak mati listrik di setengah Pulau Jawa pada Minggu (04/08/2019).

Kompensasi ini dijanjikan PLN dapat dinikmati pelanggan per 1 September 2019.

Melansir dari laman resminya, kompensasi yang akan diberikan PLN bakal sesuai dengan deklarasi Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) dengan Indikator Lama Gangguan sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 27 Tahun 2017.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani mengatakan, PLN sudah menyiapkan dana sebesar Rp 865 miliar sesuai dengan hitungan yang sudah ditetapkan.

Baca: Lowongan Kerja BUMN PT Telkom Buka September 2019, untuk lulusan S-1 hingga S-2

Baca: Perempuan Indigo Menerawang KKK di Desa Penari, Furi Harun Paparkan Ritual Penari Zaman Dahulu

Baca: Kronologi Pembunuhan Remaja Suku Baduy, S (13) Dibacok Dibunuh lalu Dirudapaksa secara Sadis

"Manajemen tidak akan melakukan pemotongan yang berkaitan dengan kompensasi kepada pelanggan," ujarnya seperti yang dikutip dari TribunJabar.

Soal mekanisme pembayaran kompensasi, hal itu sudah diatur oleh pemerintah.

Bagi konsumen golongan tarif adjustment, kompensasi akan diberikan sebesar 35% dari biaya beban atau rekening minimum.

Sementara untuk konsumen non-adjustment, kompensasi akan diberikan sebesar 20% dari biaya beban atau rekening minimum.

Halaman
12
Editor: bandot
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved