Breaking News:

Tribunners

Profil Penajam Paser Utara di Kalimantan Timur, Mengenal Calon Ibu Kota Negara

Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) merupakan kabupaten dengan pertumbuhan penduduk paling rendah dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kaltim

Capture Google Maps
Lokasi Kabupaten Penajam Paser Utara dilihat via Google Maps. 

Demografi

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pada tahun 2018 jumlah penduduk kabupaten Penajam Paser Utara sebanyak 159.386 jiwa atau hanya 4,37 persen dari total penduduk Provinsi Kalimantan Timur.

Menariknya lagi, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) merupakan kabupaten dengan pertumbuhan penduduk paling rendah dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur.

Jika dillihat dari rasio jenis kelamin, Kabupaten PPU menjadi daerah dengan nilai rasio jenis kelamin keempat terendah (109) di Kalimantan Timur.

Hal ini sebetulanya wajar saja, karena memang rasio jenis kelamin daerah-daerah di Provinsi Kalimantan Timur memang tinggi berkisar 110, itu artinya terdapat 110 laki-laki diantara 100 penduduk perempuan.

Apabila dilihat menurut momentum bonus demografi,Kabupaten PPU ini sudah memasuki era bonus demografi mulai tahun 2015, hal ini ditandai dengan rasio ketergandungan sudah dibawah angka 50.

Namun ternyata bonus demografi di Kabupaten PPU ini lebih lambat dibanding kabupaten/kota lain di Provinsi Kalimantan Timur yang sudah lebih dulu memasuki fase bonus demografi.

Baca: Gubernur Maluku Nyatakan Perang, Susi Pudjiastuti Bereaksi Begini, Langsung Kirim Utusan

Baca: Cerita Warga Soal Sosok Misterius Berjaket Cokelat Bertopi Hitam hingga Perempuan Berpakaian Merah

Baca: Vespa Birunya Tak Kelihatan, Antam Novambar Bergegas Tinggalkan Wartawan Setelah Gagal ke 10 Besar

Baca: Kebakaran Hebat di SPBU Sungai Penuh, Diduga Akibat Tanki Penampungan BBM Bocor

Keuntungannya, fase bonus demografi di Kabupaten PPU bisa mencapai puncaknya ketika nantinya ibu kota dipindah pada tahun 2024, artinya bonus demografi bisa benar-benar diraih dengan adanya peluang perpindahan ibu kota.

Perubahan komposisi penduduk akan paling terasa di wilayah perkotaan, selama ini persentase penduduk perkotaan masih sebesar 42,20 persen, namun nanti ketika menjadi ibu kota, jelas kemungkinan besar akan berubah total, dimana akan terbentuk wilayah-wilayah perkotaan baru sebagai penyangga dari ibu kota.

Terbentuknya perkotaan tersebut, tentunya harus juga memperhatikan aspek demografi penduduknya juga terutama penduduk lansia, karena persentase penduduk lansia di Kabupaten PPU sudah tinggi yaitu mencapai 7,42 persen, lebih tinggi dari persentase penduduk lansia Provinsi Kalimantan Timur yang sebesar 6,08 persen.

Halaman
1234
Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved