Ini Contoh-contoh Bentuk Bangunan di Ibu Kota Baru, Presiden Jokowi Paparkan Harga dan Syaratnya

Berapa harga per meter tanah di lokasi ibu kota baru? Setiap warga negara dapat membeli secara individu, tanpa perantara dan tidak dijual kepada ...

Ini Contoh-contoh Bentuk Bangunan di Ibu Kota Baru, Presiden Jokowi Paparkan Harga dan Syaratnya
HO/Biro Pers Kepresidenan
Presiden Joko Widodo bertemu dengan lebih dari 35 orang pemimpin redaksi media massa, berasal dari media online, koran, televisi, dan radio di Istana Negara, Selasa (3/8/2019) siang. 

Berapa harga per meter tanah di lokasi ibu kota baru? Setiap warga negara dapat membeli secara individu, tanpa perantara dan tidak dijual kepada pengembang.

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Anda berminat atas tanah di lokasi ibu kota baru?

Pemerintah berencana menjual tanah di lokasi ibu kota baru, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Harganya belum pasti, namun Presiden Joko Widodo memperkirakan Rp 2 juta per meter.

Setiap warga negara dapat membeli secara individu, tanpa perantara dan tidak dijual kepada pengembang.

"Kita akan menjual kepada individu langsung, tidak ke pengembang, juga tidak kepada swasta, karena (nanti) harganya (jadi) mahal. Misalnya saya jual Rp 2 juta per meter. Saya sudah tanya banyak orang, kalau harga Rp 2 juta per meter, banyak yang minat. Orang Jakarta banyak yang punya uang. Dalam tiga hari juga habis. Bandingkan dengan harga di sini (lokasi strategis Jakarta), harga tanah sudah Rp 200 juta per meter," ujar Presiden Joko Widodo saat bertemu dengan lebih dari 35 pemimpin redaksi media massa di istana negara, Jakarta, Selasa (3/9/2019) siang.

Baca Juga

 Ketahuan, Penyebab Gebby Vesta Bilang Bebby Fey Diperdaya Atta Halilintar untuk Tidur di Hotel

 Reaksi Tak Biasa Hotman Paris Saat Disindir Bau Pesing Oleh Farhat Abbas dan Elza Syarief

 10 Artis Asal Jambi yang Ngetop di Jakarta, dari Artis Cantik sampai Sutradara Kondang

 5 Desa Berpotensi Jadi Ekowisata di Kawasan TNBT, Ini yang Dilakukan BKSDA Jambi

 Bentuk Pakaian Dalam Via Vallen yang Dicuri ART, Lama-kelamaan Merasakan Ada yang Ganjil

Presiden menjelaskan, hamparan tanah di Kabupaten PPU dan Kukar yang akan menjadi lokasi ibu kota baru adalah tanah negara dengan luas keseluruhan 180 ribu hektare (ha).

"Jadi areal yang kita patok itu 180 ribu hektare. Tapi tidak semua itu akan dibangun. Yang akan dibangun untuk ibu kota baru adalah 40 ribu hektare," ujar Presiden Joko Widodo.

Perinciannya, untuk pembangungan jangka panjang ibu kota baru seluas 40.000 hektare.

Halaman
1234
Editor: duanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved