Tanjab Timur Diselimuti Kabut Asap Tebal dan Menguning, DLH Sebut Pencemaran Udara Masih Sedang

Kebakaran hutan dan lahan yang terus terjadi di wilayah Kabupaten Tanjab Timur membuat kualitas udara memburuk.

Tanjab Timur Diselimuti Kabut Asap Tebal dan Menguning, DLH Sebut Pencemaran Udara Masih Sedang
Tribunjambi/Abdulah Usman
Kebakaran hutan dan lahan yang terus terjadi di wilayah Kabupaten Tanjab Timur membuat kualitas udara memburuk. 

Tanjab Timur Diselimuti Kabut Asap Tebal dan Menguning, DLH Sebut Pencemaran Udara Masih Sedang

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Kebakaran hutan dan lahan yang terus terjadi di wilayah Kabupaten Tanjab Timur membuat kualitas udara memburuk. Sejak pagi hingga sore hari kabut asap pekat terus menyelimuti wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Senin (2/9)

Pantaun Tribunjambi.com Senin pagi dan sore hari kondisi udara di Kabupaten Tanjung Jabung Timur terlihat pekat. Lebih jika siang menjelang sore hari kondisi udara berwarna kekuningan dan membuat nafas sesak. 

Tidak jarang partikel-partikel sisa daun yang terbakar berterbangan terbawa angin. Menurut warga sekitar kondisi tersebut menggambarkan tengah terjadi kebakaran lahan.

Nasir, warga Kelurahan Muara Sabak Ulu mengatakan, kondisi cuaca yang mendung saat ini bukan karena mau hujan melainkan tebalnya asap dari kebakaran lahan. 

"Dari kemarin mendung-mendung tapi dak ujan kalo gini bukan mendung ini kabut, tengoklah atap rumah tampak putih, itu sisa abu yang terbang," ujarnya. 

Baca: Bupati dan Wakil Bupati Tebo Hadiri Pengucapan Sumpah/ Janji Anggota DPRD Kabupaten Tebo Terpilih

Baca: Penyebab Kecelakaan Maut di Cipularang, Jalan Penurunan Truk Diduga Tak Bisa Mengerem

Baca: Tifani Wakili Jambi di Ajang Putri Pariwisata Indonesia 2019, Ini Profil Singkatnya

Baca: TV di Ruangan Anggota Dewan Banyak Hilang, Diduga Dibawa Anggota Dewan Lama, Sekwan Lakukan Ini

Beberapa waktu lalu katanya, kabut asap sempat menghilang karena diguyur hujan sedang. Namun selang beberapa hari kemudian asap kembali datang ditambah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di beberapa wilayah.

Hal senada juga dikatakan Rina (22) ibu rumah tangga. Tidak hanya sore hari udara terlihat pekat pada pagi hari pun udara sudah terlihat. Meski pada waktu pagi kabut masih terlihat normal dan berwarna putih namun beranjak siang menuju sore kabut tersebut berubah menjadi kekuningan.

"Kalo udah kayak gini takut rasonyo mau ngantar anak sekolah pagi," jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanjung Jabung Timur melalui Gustin, saat dikonfirmasi Tribunjambi.com melalui sambungan ponsel pribadinya mengatakan, meski kabut asap mulai terlihat dan berubah warna namun berdasarkan pantauan sementara masih dalam kategori sedang.

"Kalo untuk udara hasil pemantauan sebelumnya masih kategori sedang, namun untuk hasil sore ini atau malam nanti bisa kita ketahui besok," ujarnya.

Dikatakannya pula, saat dikonfirmasi yang bersangkutan tidak sedang berada di kantor sehingga tidak dapat melihat perubahan pasti terkait udara saat sore hari. 

"Mungkin bisa datang besok pagi kita lihat lagi perkembangan udaranya," jelasnya. (usn)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved