Berita Muarojambi

Tidak Terbaca di Aplikasi KRISNA, DAK Rp 15 Miliar untuk Pembangunan GOR Muarojambi Gagal Dikucurkan

Tidak Terbaca di Aplikasi KRISNA, DAK Rp 15 Miliar untuk Pembangunan GOR Muarojambi Gagal Dikucurkan

Tidak Terbaca di Aplikasi KRISNA, DAK Rp 15 Miliar untuk Pembangunan GOR Muarojambi Gagal Dikucurkan
Eddison, Wakil Ketua DPRD Muarojambi. Tidak Terbaca di Aplikasi KRISNA, DAK Rp 15 Miliar untuk Pembangunan GOR Muarojambi Gagal Dikucurkan 

Tidak Terbaca di Aplikasi KRISNA, DAK Rp 15 Miliar untuk Pembangunan GOR Muarojambi Gagal Dikucurkan

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 15 miliar rupiah untuk pembangunan GOR Kabupaten Muarojambi pada tahun 2020 gagal di berikan untuk Kabupaten Muarojambi.

Gagalnya pembangunan GOR yang di harapkan masyarakat Kabupaten Muarojambi di sebut-sebut karena hal sepele.

Ini di sampaikan Eddison, anggota DPRD Kabupaten Muarojambi yang pada masa jabatan sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Muarojambi 2015-2019 yang langsung menemui Bapenas.

Baca: Pembangunan GOR Muarojambi, Terancam Gagal Dibangun 2020, Ini Sebabnya

Baca: ISPA Meningkat di Kecamatan Air Hitam, Sarolangun, Dinkes Berikan 1000 Masker

Baca: 3 Nama yang Pernah Dicoret dari DCT, Terpilih dan Dilantik di DPRD, Ini Kata Bawaslu Sarolangun

Ia menyebutkan bahwa pihaknya mendapatkan informasi mengenai kegagalan pembangunan GOR.

"Karena tidak mendapatkan penjelasan yang detail, akhirnya kami kunjungi Bapenas, rupa-rupanya ini kesalahan kecil tetapi fatal, alangkah ruginya kita," sebutnya.

Ia menyebutkan bahwa kegagalan ini di sebabkan karena data-data yang di butuhkan oleh Bapenas tidak bisa dibuka di Aplikasi Kolaborasi Perencanaan dan Informasi Kinerja Anggaran (KRISNA).

Baca: Lokasi KKN di Desa Penari Diinvestigasi Mirror Genk, Tersesat Siang Bolong dan Dihampiri Sosok Ini

Baca: 5 Bintang Film Dewasa Ini Tewas Secara Mengerikan: No 5 Alami Depresi Berat hingga Bunuh Diri

Baca: Reaksi Kaget Pamela Duo Serigala Lihat Nikita Lakukan Ini ke Dadanya, Ini Balasan Pemela ke Nikita

Dari data-data yang di minta, hanya data sertifikat tanah dari lokasi pembangunan yang bisa di buka.

Bahwa kegagalan untuk kanker itu disebabkan aplikasi Krisna karena yang tidak hanya melalui aplikasi itu tidak bisa dibuka data-data yang dibutuhkan seperti rancangan-rancangan pembangunan tidak bisa dibuka kecuali yang bisa dibuka yaitu sertifikat tanah 

"Maka dengan demikian gor itu dinyatakan tidak bisa di laksanakan 2020. Kemudian bapenas menyebutkan kalau memang Muarojambi bersedia akan di lanjutkan pada 2021," ucapnya.

Tidak Terbaca di Aplikasi KRISNA, DAK Rp 15 Miliar untuk Pembangunan GOR Muarojambi Gagal Dikucurkan (Samsul Bahri/Tribun Jambi)

Penulis: samsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved