Kesehatan

Waspadai Penyebab Kanker Serviks, Kanker Paling Mematikan Bagi Wanita, Kenali Juga Gejala-gejalanya

Waspadai Penyebab Kanker Serviks, Kanker Paling Mematikan Bagi Wanita, Kenali Juga Gejala-gejalanya

Waspadai Penyebab Kanker Serviks, Kanker Paling Mematikan Bagi Wanita, Kenali Juga Gejala-gejalanya
Tribunjambi/Nurlailis
dr Herlambang. Waspadai Penyebab Kanker Serviks, Kanker Paling Mematikan Bagi Wanita, Kenali Juga Gejala-gejalanya

Waspadai Penyebab Kanker Serviks, Kanker Paling Mematikan Bagi Wanita, Kenali Juga Gejala-gejalanya

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kanker serviks adalah salah satu jenis kanker yang paling mematikan pada wanita, selain kanker payudara.

Berdasarkan penelitian yang dirilis WHO pada tahun 2014 lalu, lebih dari 92 ribu kasus kematian pada wanita di Indonesia, disebabkan oleh penyakit kanker. Dari jumlah tersebut, 10 persen terjadi karena kanker serviks.

Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Unja, Dr. dr. Herlambang, SpOG.KFM menjelaskan, penyebab dari kanker serviks diantaranya human papilloma virus (hpv) serta tidak tahu bahwa dirinya terinveksi.

Baca: 9 Manfaat Minum Teh, Mulai Bikin Kulit Lebih Sehat Hingga Turunkan Resiko Kanker

Baca: Ibu Kota Jawa Barat Dari Bandung Akan Pindah ke Wilayah Ini, Simak Penjelasan Ridwan Kamil!

Baca: 350 Personel Ikuti Apel Operasi Patuh 2019 di Mapolres Bungo, Ini Kata Kapolres

“HPV memang diketahui jadi penyebab kanker serviks yang utama. Namun, ada beberapa faktor resiko yang bisa meningkatkan peluang kena kanker ini. Seperti merokok dan minuman keras, terlalu banyak melahirkan, tidak menjaga kebersihan organ genital, usia hubungan sex pertama kurang dari 20 tahun, berganti-ganti pasangan seksual,” paparnya.

dr. Herlambang juga menjelaskan tentang beberapa gejala kanker serviks yaitu keputihan atau keluar cairan encer dari vagina.

Baca: Heboh Seorang Istri Bakar Suami yang Tidur di Ayunan, Usai Beraksi Langsung Masuk Sungai!

Baca: Penyuluhan Bahaya Narkoba, Wakil Bupati Tebo Syahlan: Narkoba Adalah Tanggung Jawab Bersama

Baca: Ending Cerita Horor KKN di Desa Penari yang Penuh Keganjilan, Bima dan Ayu Meninggal Hampir Bareng

Pendarahan setelah senggama, timbulnya pendarahan setelah masa menopause, timbul nyeri panggul atau perut bagian bawah.

"Pada stadium lanjut, terjadi penurunan berat badan, edema kaki, timbul iritasi kandung kencing dan usus besar bagian bawah,” ungkapnya.

Adapun cara untuk mendeteksi kanker serviks dengan cara tes iva (inspeksi visual asam asetat), yaitu pemeriksaan dengan melihat penampakan serviks secara kasatmata dengan bantuan lampu.

Tes ini menggunakan asam asetat 5 persen yang dioleskan ke serviks selama 30-60 detik.

Juga pemeriksaan lanjutannya yaitu pap smear. Pemeriksaan pap smear dilakukan dengan mengambil sampel sel pada serviks dengan menggunakan sikat halus.

Sel-sel ini lalu diperiksa di laboratorium utuk dilihat adakah tanda-tanda keganasan, infeksi, dan kelainan lainnya.

Waspadai Penyebab Kanker Serviks, Kanker Paling Mematikan Bagi Wanita, Kenali Gejala-gejalanya (Nurlailis/Tribun Jambi)

Penulis: Nurlailis
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved