Berita Batanghari

Kemarau di Kabupaten Batanghari, Tercatat 293,54 Hektare Lahan Terbakar

Kemarau di Kabupaten Batanghari, Tercatat 293,54 Hektare Lahan Terbakar

Kemarau di Kabupaten Batanghari, Tercatat 293,54 Hektare Lahan Terbakar
IST
Tahura di Kabupaten Batanghari terbakar, Selasa (13/8) lalu. Kemarau di Kabupaten Batanghari, Tercatat 293,54 Hektare Lahan Terbakar 

Kemarau di Kabupaten Batanghari, Tercatat 293,54 Hektare Lahan Terbakar

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Sejak Januari hingga Agustus 2019 ini sudah terdapat ratusan hektare lahan di Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi terbakar.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batanghari mencatat ada 293,54 hektare lahan yang terbakar tersebar di delapan kecamatan dengan jumlah titik api mencapai 124 titik api.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris BPBD Kabupaten Batanghari, Samral Lubis.

"Kebakaran hutan dan lahan di Batanghari tersebut meningkat, terutama pada Agustus ini," ujarnya, Rabu (28/8/2019).

Baca: Irtama BNPB Kunjungi Rumah Duka Pejuang Karhutla yang Tewas Tertimpa Pohon, di Batanghari

Baca: 11 Kali Helikopter Water Bombing Bawa Air untuk Padamkan Api di Tahura Batanghari

Baca: Hibah Pemprov Rp 13 Miliar, Fokuskan Penanganan Masalah Banjir di Pasar Jambi

Ia menyebutkan, pada Maret lalu, terdapat 1 titik api dengan luas lahan terbakar mencapai 3 hektare. Kemudian juga terpantau 1 titik api pada bulan Mei dengan luas lahan yang terbakar 4 hektare.

Pada Juli terdapat 17 titik api dengan luas lahan yang terbakar seluas 17,13 hektare. Dan meningkat drastis pada Agustus dengan jumlah titik api sebanyak 104 titik api dengan luas lahan yang terbakar seluas 265,41 hektar.

Penyebab Karhutla, kata Samral yakni faktor melalaian manusia dan juga terdapat unsur kesengajaan.

Baca: Polisi Pastikan Kontak Senjata di Deiyai, Papua Ada Campur Tangan dari KKB, 1 Anggota TNI Gugur

Baca: Jangan Sepelekan Kram yang Terjadi di Kaki, Hati-hati Tanda Penyakit Liver

Baca: Siapa Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan UIN STS Jambi, Segera Diumumkan Penyidik Kejati Jambi

"Seperti masyarakat yang membuka lahan dengan cara membakar dan membuang puntung rokok di tumpukan batu bara yang tertumpah di pinggir jalan yang menyulut api dan menyebabkan kebakaran hutan dan lahan," katanya.

Karena setelah didatangai Tim Satgas Karhutla, sejumlah besar lokasi milik masyarakat yang hendak membuka lahan perkebunan.

Selain itu, sejumlah lahan yang terbakar tersebut juga milik Perseroan Terbatas (PT). Diantaranya PT. APL PT Nanriang, PT Reki dan PT IAA.

Namun, saat petugas melakukan pedaman dan menanyakan kepada masyarakat tidak ada satupun masyarakat yang mengaku membuka lahan dengan cara dibakar tersebut.

"Akan tetapi, saat ini pihak kepolisian tengah memproses hukum dua orang tersangka pembakaran hutan dan lahan di kabupaten itu," pungkasnya.

Kemarau di Kabupaten Batanghari, Tercatat 293,54 Hektare Lahan Terbakar  (Rian Aidilfi/Tribun Jambi)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved