Breaking News:

Ibu Kota Pindah ke Kalimantan Timur, DPR Akui Hanya dapat Informasi dari Media Massa

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Achmad Baidowi mengaku hanya mendengar kabar pemindahan ibu kota dari media massa.

KOMPAS.com Wisnu Widiantoro / Facebook Kementerian Sekretariat Negara RI
Simak profil Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara yang menjadi lokasi ibu kota baru di Kalimantan Timur. 

TRIBUNJAMBI.COM- Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Achmad Baidowi mengaku hanya mendengar kabar pemindahan ibu kota dari media massa.

Hingga kini belum ada surat resmi terkait rancangan undang-undang (RUU), untuk pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur (Kaltim).

Hal itu ia sampaikan saat menjadi bintang tamu pada acara Sapa Indonesia Pagi di Kompas Tv.

Acara tersebut diunggah di channel YouTube KOMPASTV yang tayang pada Selasa (27/8/2019).

Achmad Baidowi, mengatakan pemerintah dinilai tegas saat memutuskan akan memindahkan ibu kota ke Kaltim.

"Pertama secara politis, politik nasional ada ketegasan sekarang. Artinya tidak ada hirup pikuk pro kontra yang berkepanjangan," ucap Achmad Baidowi.

Ia pun menyebutkan, bahwa tugas pemerintah sekarang adalah meyakinkan DPR, mengenai rancangan pemindahan ibu kota.

DPR pun kini menunggu naskah akademik dari pemerintah, untuk dipelajari lebih dalam oleh para wakil rakyat.

"Presiden memutuskan, tinggal bagaimana meyakinkan DPR naskah akademiknya pentingnya mindah ibu kota," ucap Achmad Baidowi.

Pada acara tersebut Achmad Baidowi mengakau tidak banyak mengetahui tentang pemindahan ibu kota.

Halaman
12
Editor: andika arnoldy
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved