Berita Jambi

Pemindahan Ibu Kota Negara Belum Prioritas, Ini Kata Anggota DPR RI Dapil Jambi

Pemindahan Ibu Kota Negara Belum Prioritas, Ini Kata Anggota DPR RI Dapil Jambi

Pemindahan Ibu Kota Negara Belum Prioritas, Ini Kata Anggota DPR RI Dapil Jambi
TRIBUNJAMBI/JAKA HENDRA BAITTRI
Sutan Adil Hendra, Anggota DPR RI Dapil Jambi 

Pemindahan Ibu Kota Negara Belum Prioritas, Ini Kata Anggota DPR RI Dapil Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sutan Adil Hendra (SAH) anggota DPR RI dari partai Gerindra Dapil Jambi, menyatakan bahwa pemindahan ibu kota negara sebagaimana yang disampaikan Presiden Jokowi belum bisa dijadikan skala prioritas.

Semestinya, Presiden Jokowi lebih memprioritaskan pembangunan ekonomi dan energi.

SAH menilai pemindahan ibukota negara belum masuk skala prioritas, meski Presiden sudah menyatakan dalam pidato kenegaraan saat perayaan Kemerdekaan Indonesia.

Baca: Amien Rais Minta Jokowi Fokus Urus Papua dan Kesampingkan Ibu Kota Baru: Jangan Sampai Terlambat

Baca: Daftar PNS dan Instansi yang Dipindah Bila Ada Ibu Kota Baru, Ternyata Tidak Semua Bedol Desa

Baca: Ini Penampakan Keluarga Felicia Tissue, Kekasih dari Kaesang Pangarep dan Calon Besan Jokowi

"Kita harus melihat kondisi ekonomi negara kita saat ini. Seharusnya kita swasembada pangan terlebih dulu dan swasembada energi,"ujar Sutan Adil Hendra, Jumat (23/8/2019).

SAH mencontohkan krisis listrik yang terjadi di ibukota kemarin. Semestinya itu menjadi perhatian serius pemerintah. Karena dampak yang ditimbulkan tidak kecil.

Tidak itu saja, SAH mengatakan kondisi keuangan negara juga tidak dalam kondisi baik-baik saja.

Baca: Ada Peralihan Management, Pemkot Jambi Akan Ubah Perjanjian dengan JCC

Baca: Aksi Balap Liar di Bungo di Hentikan Warga, Puluhan Remaja Diamankan Polisi

Baca: Dihukum! 5 Prajurit TNI, Satu Mayor Terlibat Insiden Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya Kena Sanksi

Maka dari itu rencana untuk pemindahan ibukota negara itu juga harus memikirkan kemampuan ekonomi untuk menunjang pembangunannya.

"Apakah kita bisa bayangkan. Biaya pemindahan itu mencapai hampir Rp 500 triliun. Ini bukan uang yang kecil. Dan kita lihat, bagaimana kondisi daripada keuangan negara kita. Mohon maaf keuangan negara kita tidak baik-baik nian," ujar SAH.

Politisi Gerindra ini juga menilai geografis daerah yang akan dijadikan ibukota negara tersebut.

Baca: Minggu Ceria, Warga 3 RT Datangi Kantor Tribun Jambi, Semangat Emak-emak Rayakan HUT RI ke 74

Baca: 6 Fakta Video Ayah Bopong Jenazah Anaknya Jalan Kaki, Mulai Kronologi dan Alasan dari Puskesmas

Baca: Ketika Kapolres Jayawijaya Ditembak 3 Kali oleh KKB, Begini Reaksi TNI-Polri Mendengar Hal Itu

Halaman
12
Penulis: dunan
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved