Fikri Ditembak Polisi, Punya Pistol saat Hendak Ditangkap

Dijelaskannya, tersangka sempat hendak meraih senjata api miliknya. Namun, tindakan polisi lebih cepat untuk melumpuhkan tersangka Fikri tersebut.

Fikri Ditembak Polisi, Punya Pistol saat Hendak Ditangkap
tribunjambi/mareza sutan a j
Dua tersangka kasus narkotika ditangkap tim kepolisian resor (Polres) Tebo. Mereka adalah Huzratul Fikri (35) dan Edo Sudrazat (25). Keduanya tertangkap di tempat terpisah di Desa Teluk Rendah Ilir, Kecamatan Tebo Ilir, Tebo. (Agustus 2019) 

Ketika Kapolres menanyakan lebih lanjut, Fikri akhirnya mengakui membeli senjata itu untuk jaga-jaga.

"Untuk jaga-jaga, beli dari dia (Edo)," akunya.

Fikri mengaku menjual sabu dengan keuntungan setengah dari harga.

"Satu jie, Rp 1,4 juta saya bayar. Jual bisa Rp 2,8 juta," jelasnya.

Dari kedua tersangka, diamankan barang bukti berupa sembilan plastik sabu dengan berat kotor 5,26 gram, tiga buah timbangan digital, ponsel, hingga sebuah senjata api rakitan.

Keduanya disangkakan dengan pasal 114 ayat (1), atau pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

VIDEO: Detik-detik Baku Tembak Polisi dan Pelaku Pencurian Senpi Milik Polri di Muaro Jambi

FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN JAMBI:

(Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Penulis: Mareza
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved