Berita Muarojambi

Beri Tenggat Hingga September, DLH Muaro Jambi Ancam Sanksi Perusahaan Pelaku Pencemaran Lingkungan

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muarojambi memberikan batas waktu sampai dengan 26 September 2019

Beri Tenggat Hingga September, DLH Muaro Jambi Ancam Sanksi Perusahaan Pelaku Pencemaran Lingkungan
Tribunjambi/Samsul Bahri
Stopel batubara yang berada di seberang Sungai Batanghari 

TRIBUNJAMBI.COM - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muarojambi memberikan batas waktu sampai dengan 26 September 2019 terhadap seluruh perusahaan yang ada di Kabupaten Muarojambi.

Pembenahan tersebut yakni terkait usaha atau produksi yang mencemarkan lingkungan, perusahaan yang nekat akan ditindak. 

Pemberian batas waktu ini di lakukan agar perusahaan melakukan pembenahan-pembenahan.

Hal ini di sampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muarojambi, Firman.

Ia menyebutkan bahwa jika sampai batas waktu tersebut perusahaan masih membangkang, maka pihaknya akan memberikan sanksi secara hukum.

"Kita sudah sampaikan suratnya ke perusahaan, jika mereka tidak lakukan proses itu berarti mereka sengaja melawan hukum maka kita tegakkan hukum,"tegasnya.

Baca: Lowongan Kerja BUMN Pegadaian, Terima Lulusan D3 S1, Berikut Link Daftar dan Syarat, Ini Posisinya

Baca: Pemkab Muaro Jambi Gelar Sholat Istisqo Meminta Hujan, Ketua MUI Ungkap 5 Hal Penyebab Kekeringan

Baca: 1.858 Hektare Sawah di 7 Kecamatan yang Ada di Batanghari Kekeringan, Terancam Gagal Panen

Lebih lanjut Ia menyebutkan bahwa ketika memang ada unsur kesengajaan dari perusahaan untuk melengkapi dokumen dan melakukan pembenahan.

Maka pihaknya bisa saja nanti akan memberikan sanksi paksaan pemerintah.

"Atau mereka boleh di izinkan untuk beroperasi tetapi seluruh barang atau hasil produksi yang ada di dalamnya tidak boleh di perjualbelikan,"katanya

Baca: 189 Hektare Lahan di Kabupaten Batanghari Terbakar Selama Agustus

Baca: Fikri Ditembak Polisi, Punya Pistol saat Hendak Ditangkap

Baca: Kepala Anak Terjepit di Pagar Mall, Sang Ayah Malah Lakukan Hal yang Diluar Dugaan, Malah Ngakak

Ini di sampaikan oleh Firman di lakukan sebagai upaya pendataan totalitas dari seluruh perusahaan beroperasi di wilayah Kabupaten Muarojambi.

Hal lain kata Firman sebagai mencegah terjadinya pencemaran lingkungan.

 "Dalam hal ini kita akan tertibkan. Karena seluruh operasi perusahaan tentu ada dampak-dampaknya terhadap lingkungan ini yang ingin kita kejar untuk mencegah terjadinya pencemaran lingkungan hidup di kabupaten Muarojambi baik udara maupun air misalnya,"pungkas Firman

Penulis: samsul
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved