Menteri Susi Sebut Impor Garam Bocor: Kalau Diatur di Bawah 3 juta Ton Harga Tak Terjun Bebas

TRIBUNJAMBI.COM - Lawatan Presiden Joko Widodo ke NTT mau bertemu petani garam justru membongkar

Menteri Susi Sebut Impor Garam Bocor: Kalau Diatur di Bawah 3 juta Ton Harga Tak Terjun Bebas
ANTARA FOTO/SYAIFUL BAHRI
Pengolahan garam 

TRIBUNJAMBI.COM - Lawatan Presiden Joko Widodo ke NTT mau bertemu petani garam justru membongkar bobroknya industri garam dalam negeri.

Sebab, kini harga garam anjlok Rp 250 per kilogram dari standar Rp 750 per kilogram.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi menyatakan bahwa penyebab dari anjloknya harga garam adalah impor yang terlalu banyak namun tak efektif.

Berikut ini ulasannya.

Presiden Joko Widodo mengatakan garam di NTT lebih bagus dari Madura dan Australia.

Baca: 21 Ribu Wajib Pajak di Bungo Menunggak, Samsat Catat Tunggakan Rp 12 Miliar

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi saat meninjau lokasi tambak garam di Desa Nunkurus, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur ( NTT), Rabu (21/8/2019).

Dalam kunjungan ke tambak garam itu, Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan sejumlah menteri serta Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.

Di NTT lahan untuk produski garam yang baru tergarap seluas 10 hektare dari potensi lahan yang tersedia mencapai 600 hektare.

Baca: Dinas Pendidikan Muarojambi Ajukan 700 Kuota CPNS ke BKD Muarojambi

Secara keseluruhan, potensi lahan tambang garam di NTT mencapai 60.000 hektare dan paling sedikit 21.000 hektare dapat direalisasikan dalam waktu 2-3 tahun ke depan, dengan produksi garam mencapai 2,6 juta ton per tahun.

Bahkan di lahan garam Desa Nunkurus sudah masuk investasi sebesar Rp 110 miliar, dan tahun depan ditargetkan bisa tergarap hingga 600 hektare,

Halaman
1234
Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved