Milenials

Kemarau dan Kabut Asap, Ini Kata Milenials Jambi, Harapkan Sinergisitas untuk Mengatasi Permasalahan

Kemarau dan Kabut Asap, Ini Kata Milenials Jambi, Harapkan Sinergisitas untuk Mengatasi Permasalahan

Kemarau dan Kabut Asap, Ini Kata Milenials Jambi, Harapkan Sinergisitas untuk Mengatasi Permasalahan
IST
Tasha, Mahasiswi

Kemarau dan Kabut Asap, Ini Kata Milenials Jambi, Harapkan Sinergisitas untuk Mengatasi Permasalahan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kemarau panjang yang terjadi di Provinsi Jambi, mengakibatkan banyak munculnya titik panas hingga kebakaran hutan dan lahan.

Beberapa waktu lalu bahkan kabut asap, sempat menyelimuti Jambi bahkan hingga saat ini diwaktu-waktu tertentu.

Berbagai upaya dari petugas terkait, bahu-membahu menyelesaikan permasalahan yang terjadi.

Bukan hanya dilokasi kejadian, di Kota Jambi sendiri telah melakukan pembagian masker kepada masyarakat agar terlindungi dari asap.

Berikut adalah beberapa keluhan yang diungkapkan milenials di Jambi.

Baca: Akui Cintai Pria Ini, Tapi Ayu Ting Ting Malah Nyinyirin Sosok Itu, Ivan Gunawan dan Shaheer Sheikh?

Baca: Muntah Darah Tertimpa Kayu, Anggota Manggala Agni di Jambi Meninggal Dunia Padamkan Karhutla

Baca: Modal Seragam, Deka Jadi TNI Gadungan dan Kelabui Wanita-wanita Cantik Medan, Lihat saat Diamankan

Tasha, Mahasiswa

Kalau kemarau sih keluhannya kesusahan air. Soalnya di daerah tempat saya rata-rata airnya kering jadi air harus beli. Jalanan juga jadi penuh debu, bertepatan sekali rumah saya dipinggir jalan sehingga mengakibatkan batuk.

Keluhan yang sangat saya rasakan kekeringan air bersih yang mana air cukup penting untuk kegiataan MCK. Selain itu dampak paling buruk yang sangat meresahkan mulai dari terjadinya kebakaran hutan sehingga polusi pun ikut tercemar.

Harapan saya pemerintah dapat membantu mengatasi pembukaan lahan dengan cara dibakar karena dapat membuat polusi udara dan mengancam kesehatan.

Joni Iskandar, Mahasiswa
Joni Iskandar, Mahasiswa (IST)

Joni Iskandar, Mahasiswa

Kemarau agak sedikit menganggu aktivitas saya, di luar ruangan terlebih saya aktif dibeberapa kegiatan yang mengharuskan di luar ruangan.
Suhu panas yang semakin meningkat, apalagi ditambah dengan kabut asap yang tentunya dapat menganggu kesehatan.

Cara saya menghadapinya dengan sedikit mengurangi aktifitas, dan mengunakan masker jika ingin berpergian.

Harapan saya kedepan semoga ada sinergitas antara pemerintah dan masyarakat.

Baca: Suhu Udara Sarolangun Makin Panas,  Status Naik jadi Siaga Darurat

Baca: Paket Merdeka dari Suzuki untuk New Carry Pick Up, DP 9 Juta Berikut Promo yang Ditawarkan

Baca: Lahir dari Keluarga Politikus, Mahasiswi Unja Ini, Jadi Anggota DPRD Kota Jambi Termuda

Dimana pemerintah harus mampu melakukan pengawasan terhadap tempat dalam hal ini lahan-lahan atau hutan yang sering terjadi kebakaran, terlebih ini bukan kali pertamanya kasus ini terjadi.

Dan masyarakat harus mampu meningkatkan kesadaran tentang pelestarian lingkungan dengan mengurangi aktifitas penebangan hutan secara liar, menjaga ekosistem dan turut aktif melakukan reboisasi.
Sehingga dengan adanya sinergitas ini diharapkan akan meminimalisir kasus serupa terjadi.

Kemarau dan Kabut Asap, Ini Kata Milenials Jambi, Harapkan Sinergisitas untuk Mengatasi Permasalahan (Nurlailis/Tribun Jambi)

Penulis: Nurlailis
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved