21 Ribu Wajib Pajak di Bungo Menunggak, Samsat Catat Tunggakan Rp 12 Miliar

UPTD PPD Samsat Kabupaten Bungo mencatat ada 21.957 wajib pajak yang menunggak pajaknya dari Januari 2016 hingga Desember 2018.

21 Ribu Wajib Pajak di Bungo Menunggak, Samsat Catat Tunggakan Rp 12 Miliar
Tribunjambi/Mareza
Pembayaran pajak di Samsat Bungo. 

21 Ribu Wajib Pajak di Bungo Menunggak, Samsat Catat Tunggakan Rp 12 Miliar

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Unit Pelayanan Teknis Daerah Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPTD PPD) Samsat Kabupaten Bungo mencatat ada 21.957 wajib pajak yang menunggak pajaknya dari Januari 2016 hingga Desember 2018.

Dari jumlah wajib pajak tersebut, pajak kendaraan bermotor (PKB) yang tercatat Rp 8.778.765.600 dan denda Rp 3.427.160.700.

"Sehingga, dari total 21.957 wajib pajak itu, jika ditotalkan seluruhnya ada potensi penerimaan pajak dari kendaraan bermotor sebesar Rp 12.215.926.300," kata Kepala UPTD Samsat Bungo, Hasanul Fahmi.

Dia mengatakan, jumlah tersebut berdasarkan data yang terhitung di UPTD Samsat Provinsi beberapa waktu lalu. Untuk itu, pihak masih perlu melakukan validasi data tersebut. Dia mengatakan, validasi itu sudah mulai dijalankan sejak sekitar dua minggu terakhir.

Baca: Dinas Pendidikan Muarojambi Ajukan 700 Kuota CPNS ke BKD Muarojambi

Baca: Ini Pesan Muhammad Nasir pada Yasir Ketua Sementara DPRD Kota Jambi

Baca: Kantor Bea Cukai Jambi Launching Logo Baru, Ini Alasan Gambar Angsa Dipilih

Baca: 8 Jamaah Haji Asal Jambi Meninggal di Mekkah, Terkahir Warga Merangin

Baca: VIDEO: Pemprov Jambi dan Ratusan Warga Salat Istisqa di Lapangan Kantor Gubernur Jambi

Menurutnya, validasi itu penting untuk menyamakan data yang diterima dengan data pasti di lapangan.
"Karena dari data tunggakan sekitar Rp 12 miliar itu, bisa jadi ada yang sudah dibayar. Bisa jadi juga ada yang pindah alamat. Atau, kendaraannya masih ada atau tidak. Itu harus divalidasi, kita cek semua," jelasnya.

Dari hasil pengecekannya sejauh ini, ada beberapa wajib pajak yang pindah alamat. Ada juga kendaraan yang tidak lagi pada wajib pajak sebelumnya.

Hal itu, ujarnya, akan dilaporkan ke Samsat Provinsi Jambi, untuk menemukan mekanisme yang tepat sasaran. Dari 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Bungo, ada tiga kecamatan terdekat yang menjadi tujuan awal validasi ini, yaitu Kecamatan Pasar Muara Bungo, Bungo Dani, dan Rimbo Tengah. Menurutnya, ketiga kecamatan itu memiliki tunggakan terbesar.

Selanjutnya, pihaknya akan melanjutkan validasi ke kecamatan-kecamatan lainnya.(Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved