Negara tengah Terancam Bangkrut, Perdana Menteri Malaysia Ajak Masyarakat Bantu Bayar Utang Negara

Mahathir Mohamad membuat pernyataan dirinya sebagai kepala negara akan membuka rekening donasi Tabungan Harapan Malaysia atau Hope Fund.

Negara tengah Terancam Bangkrut, Perdana Menteri Malaysia Ajak Masyarakat Bantu Bayar Utang Negara
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad dan Presiden RI Joko Widodo. 

Negara tengah Terancam Bangkrut, Perdana Menteri Mahathir Mohamad Ajak Masyarakat Bantu Bayar Utang Negara

TRIBUNJAMBI.COM - Dipimpin Mahatir Muhamad, Malaysia masih belum berhasil lepas dari krisis ekonomi.

Negara itu, bahkan tengah terancam bangkrut. Saat ini, utang negara itu hingga Rp3500 triliun.

Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad pun mengajak rakyatnya untuk patungan membantu membayar utang negara.

Mahathir Mohamad membuat pernyataan dirinya sebagai kepala negara akan membuka rekening donasi Tabungan Harapan Malaysia atau Hope Fund.

Rekening donasi itu sengaja dibuka untuk melunasi utang negara Malaysia sebesar 1 triliun Ringgit (Rp 3.500 triliun).

Baca: Bekas Sumur Ilegal Drilling di Bahar Selatan, Muarojambi, Terbakar

Baca: Pengakuan Suami Vina Garut Lagi Bikin Kaget, Paksa Istri Layani 3 Pria Sekaligus, Kelainan Seksual?

Pernyataan itu disampaikan oleh Mahathir saat konferensi pers sesudah rapat kabinet mingguan yang dilaksanakan pertengahan tahun 2018 lalu.

Mahathir membuka rekening donasi tersebut karena terinspirasi dari salah satu warga Malaysia yang berbuat serupa, Nik Shazarina Bakti dengan nama donasi Please Help Malaysia.

Please Help Malaysia bentukan Nik Shazarina di situs GoGetFunding sejak pekan lalu telah mengumpulkan dana Rp 48,8 juta.

"Banyak warga Malaysia yang setelah mendengar kondisi utang negara berniat membuka donasi. Kami menyambut langkah patriotik mereka," kata Mahathir seperti dikutip dari Kompas.com.

Halaman
123
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved