Daftar 'Dosa' yang Bikin Defisit BPJS Kesehatan, Rumah Sakit Nakal, Peserta Meninggal Bisa Klaim

Berbagai masalah muncul dan pada akhirnya membuat defisit BPJS Kesehatan. Pada 2018 misalnya, defisit BPJS Kesehatan mencapai Rp 19,4 triliun.

Daftar 'Dosa' yang Bikin Defisit BPJS Kesehatan, Rumah Sakit Nakal, Peserta Meninggal Bisa Klaim
IST
Ilustrasi BPJS Kesehatan 

Tujuannya sama, yakni untuk mengurangi beban perusahaan di dalam membayarkan kewajiban, baik dari sisi badan usaha maupun pegawai.

Baca: Pengakuan Suami Vina Garut Lagi Bikin Kaget, Paksa Istri Layani 3 Pria Sekaligus, Kelainan Seksual?

Baca: Vanessa Angel Akui Pernah Ditawar hingga Rp 500 Juta saat Disuruh Lakukan ini, Hotman Paris: Wow!

4. Peserta aktif rendah

Audit BPKP juga menemukan bahwa tingkat kepesertaan aktif dari pekerja bukan penerima upah masih rendah masih 53,7 persen, BPJS janji angka itu ke 60 persen.

5. Data tidak valid

Akar masalah selanjutnya yakni permasalahan validitas dan integritas data BPJS Kesehatan.

Hal ini disebabkan perpindahan sistem Akses, Jamkesda, Jamkesmas ke BPJS Kesehatan.

BPKP menemukan ada peserta yang harusnya tidak masuk sistem BPJS Kesehatan, Namun justru masuk ke dalam sistem.

Selain itu ditemukan juga peserta yang tidak memiliki NIK dan bahkan nama ganda.

"BPJS terus melakukan pembersihan dan kami akan memonitor kami harapkan smapai 2019 ini sudah clear," kata perempuan yang kerap disapa Ani itu.

Pelayanan di Kantor BPJS Kesehatan Jambi
Pelayanan di Kantor BPJS Kesehatan Jambi (Humas BPJS Kesehatan Jambi)

Baca: Kekesalan Arie Untung Jadi Korban Penipuan Pablo Benua Kini di Penjara: Rasain Makan Bareng Tikus!

Baca: Ayam Kampus Berbeda dengan PSK? Bertarif Tinggi hingga Rp 10 Juta hingga Baper Sama Pelanggan

6. Manajemen klaim

Akar masalah lainnya yakni berhubungan dengan sistem di BPJS Kesehatan sendiri.

BPKP menemukan ada yang klaim ganda peserta, bahkan ada klaim dari peserta yang sudah meninggal.

Selain itu ungkap Sri Mulyani, ada jiga peserta tidak aktif namun klaimmya bisa dicairkan.

Kata dia, BPJS berargumentasi itu tidak mungkin, tetapi BPKP menemukannya dalam audit.

"Sampai ada orang yang sudah meninggal, klaimnya masih masuk," tutur Sri Mulyani.

Audit BPKP dilalukan di 25.528 fasilitas kesehatan yang masuk dalam sistem JKN.

BPKP melihat jumlah akses kepesertaan dan klaim yang peserta sampaikan kepada BPJS.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Akar Masalah Defisit BPJS Kesehatan, Peserta yang Sudah Meninggal Pun Bisa Klaim...", https://money.kompas.com/read/2019/08/22/055700526/akar-masalah-defisit-bpjs-kesehatan-peserta-yang-sudah-meninggal-pun-bisa?page=all.
Penulis : Yoga Sukmana

Editor: suci
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved