Berita Tanjab Barat

90 Persen Perusahaan di Tanjab Barat, Sudah Gunakan Apar

Dari hasil pendataan, 90 Persen Perusahaan di Tanjab Barat, Sudah Gunakan Apar

90 Persen Perusahaan di Tanjab Barat, Sudah Gunakan Apar
Tribunjambi/Darwin Sijabat
90 Persen Perusahaan di Tanjab Barat, Sudah Gunakan Apar 

90 Persen Perusahaan di Tanjab Barat, Sudah Gunakan Apar

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - 90 persen perusahaan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) sudah menggunakan Apar (racun api, red).

"Mengenai racun api, rata-rata sudah kita sosialisasikan. Dari hasil pendataan kami, sudah hampir 90 persen perusahaan sudah menggunakan Apar," ungkap Iswardi, Kadis Damkar Tanjab Barat.

Selama enam bulan sekali, Iswardi mengakui jika Apar selalu di lakukan pengecekan untuk dilakukan perawatan.

Baca: L300 Tabrak Sepeda Motor di Bungo, Sopir Kabur, Korban Ditemukan Kritis dan Meninggal di Rumah Sakit

Baca: Ayam Kampus Berbeda dengan PSK? Bertarif Tinggi hingga Rp 10 Juta hingga Baper Sama Pelanggan

Baca: Bekas Sumur Ilegal Drilling di Bahar Selatan, Muarojambi, Terbakar

"Kita selalu cek untuk pemeliharaan terhadap Apar. Sedangkan Hydrand saat ini hanya kita gunakan untuk pendinginan saja," tuturnya.

Iswardi menyebutkan saat ini Damkar Tanjab Barat selalu siap dan waspada jika terjadi kebakaran dengan piket selama 24 jam.

"Segala bentuk persiapan sudah siap, air juga sudah kita persiapkan. Intinya kita selalu siap dalam hal kemarau ini," bebernya.

Baca: Negara tengah Terancam Bangkrut, Perdana Menteri Malaysia Ajak Masyarakat Bantu Bayar Utang Negara

Baca: Komentari Rencana Jokowi, Rocky Gerung Langsung Ditegur Karni Ilyas. Saya Enggak Kasar

Baca: Pria Ini Tiba-tiba Ceraikan Istrinya hanya Karena Masak Kue, Ternyata Berawal dari Omongan Dukun

Saat ini, lanjut Iswardi hanya ada dua pos Damkar di Tanjab Barat, yakni pos di Teluk Nilau dan pos di Madko Kuala Tungkal.

"Jumlah personil kita semuanya 139 orang serta lima armada yang dibantu dengan armada mesin apung, dan armada yang diangkut melalui mobil," jelasnya.

Iswardi juga mengakui ingin meningkatkan jumlah armada, namun semua itu menurutnya tergantung dengan kemampuan daerah.

"Bahkan program saya ingin setiap kecamatan punya pos, tapi kita membangun poskan membutuhkan biaya yang besar. Karena armada ini yang mahal itu peralatan sarana pra sarananya," pungkasnya.

90 Persen Perusahaan di Tanjab Barat, Sudah Gunakan Apar (Darwin Sijabat/Tribun Jambi)

Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved