Kriminalitas

Waspada Begal Sadis di Tol Trans Sumatera Lampung, Bawa Senjata Api dan Sajam

Pengguna Tol Trans Sumatera Lampung mesti waspada akan begal sadis yang membawa senjata api dan sajam

Waspada Begal Sadis di Tol Trans Sumatera Lampung, Bawa Senjata Api dan Sajam
pixabay.com
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Pengguna Tol Trans Sumatera Lampung mesti waspada akan begal sadis yang membawa senjata api dan sajam.

Sebab, begal sadis itu telah melakukan aksinya terhadap  5 orang warga Palembang yang melintas di Jalan Tol Trans Sumatera Lampung.

Lima warga Palembang dibegal saat melintas di Jalan Tol Trans Sumatera Lampung,  Terbanggi Besar, Lampung Tengah.

Baca: Jadwal Lengkap MotoGP Inggris 2019 Live Streaming Trans 7 Minggu Ini, Bagaimana Performa Rossi?

Baca: Detik-detik Pawang Kuda Lumping Tewas Setelah Benturkan Kepala ke Besi Saat Kesurupan

Baca: Pedangdut Cantik Mutia Ayu Baru Saja Dinikahi Glenn Fredly, Ini Penampakan Sosok Istri dari Glenn

Para pelaku awalnya pura-pura membantu, kemudian tiba-tiba mengeluarkan senjata dan mengancam korban.

Pengguna Jalan Tol Lampung Trans Sumatera harus waspada, pasalnya meski bebas hambatan namun aksi kejahatan masih terus mengintai para pengemudi.

Terakhir, sebanyak lima orang warga Palembang, Sumatera Selatan, yang berkendara ke arah Bandar Lampung, menjadi korban pembegalan di ruas Jalan Tol Trans Sumatera Kilometer 143 Terbanggi Besar, Senin (19/8/2019) dini hari.

Baca: Pedangdut Cantik Mutia Ayu Baru Saja Dinikahi Glenn Fredly, Ini Penampakan Sosok Istri dari Glenn

Baca: Udara di Tanjab Timur Masuk Kategori Sedang, Dinkes Imbau Masyarakat Kurangi Aktivitas Diluar Rumah

Baca: Jokowi Sebut Susunan Kabinet Kerja Jilid II Sudah Rampung, Siapa Saja yang Bakal jadi Menteri?

 

Ahmad Ridwan (25), salah seorang korban mengatakan, mereka tidak tahu jika ruas jalan tol Terbanggi Besar menuju Palembang belum difungsikan.

"Di lokasi (tempat kejadian perkara), kami kira bisa langsung masuk (ruas Terbanggi - Palembang), tapi ternyata belum dibuka.

Setelah melihat masih ada cor-coran (pembatas jalan), kami hendak putar arah," katanya. 

"Namun, ada beberapa orang keluar dari arah depan dan bilang mau bantu singkirkan cor-coran supaya kami bisa lewat," kata Ahmad Ridwan, Senin (19/8/2019).

Halaman
1234
Editor:
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved