Berita Jambi

Rumah Batik di Kelurahan Legok, Jambi, Diharapkan dapat Meningkatkan Ekonomi Masyrakat

Rumah Batik di Kelurahan Legok, Jambi, Diharapkan dapat Meningkatkan Ekonomi Masyrakat

Rumah Batik di Kelurahan Legok, Jambi, Diharapkan dapat Meningkatkan Ekonomi Masyrakat
Tribunjambi/Rohmayana
Rumah Batik di Kelurahan Legok, Jambi, Diharapkan dapat Meningkatkan Ekonomi Masyrakat 

Rumah Batik di Kelurahan Legok, Jambi, Diharapkan dapat Meningkatkan Ekonomi Masyrakat

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Terkenal sebagai kelurahan yang ekstrem terhadap penyalahgunaan narkoba di Kota Jambi, Kelurahan Legok akan diubah menjadi centra perekonomian batik dan tenun di Kota Jambi.

Hal ini terbukti dengan diresmikannya rumah batik, Selasa (20/8/2019) yang berada di sebelah Kantor Lurah Legok, Kecamatan Danau Sipin oleh Walikota Jambi Syarif Fasha.

Rumah batik tersebut merupakan Coorporate Social Responbility (CSR) dari Pertamina.

Peresmian rumah batik di Kelurahan Legok
Peresmian rumah batik di Kelurahan Legok (Tribunjambi/Rohmayana)

General Manager Asset I Pertamina, Rizal Risnul Wathan mengatakan, pihaknya memilih CSR untuk pengembangan ekonomi batik di Legok. Hal ini dikarenakan ada khas tersendiri untun batik jambi.

"Misalanya dari sisi corak yang banyak variasi, selain itu kualitas tidak jauh beda dengan batik Jawa. Hanya kita butuh peningkatakan kwalitas warna,” jelasnya.

Menurutnya, batik di kota Jambi diyakini bisa menopang perekonomian masyarakat sekitar.

Bahkan jika berhasil menjadi centra batik Jambi, maka akan menjadi contoh bagi daerah lain untuk lebih mengembangkan batik.

Baca: Resmikan Rumah Batik, Walikota Fasha, Ingin Buat Legok Jadi Centra Batik

Baca: Guru Cantik yang Selalu Jadi Sasaran Kiriman Surat Cinta dari Murid, Padahal Baru 5 Bulan Mengajar

Baca: Kisah Putri yang Unggah Foto Uang Dimakan Rayap dan Mencoba Menukarnya ke BI, Ini Jawaban Bank

Baca: Detik-detik Wasit Oki Dwi Putra Salah Beri Kartu Merah, Begini Reaksi Tak Terduga Patrich Wanggai!

"Kita di sini berusaha membina baik mandiri maupun kelompok yang ingin belajar membatik. Harapannya, selain meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar, tapi juga mengubah image negatif Legok dan Pulau Pandan,” tuturnya.

Sementara itu, Walikota Jambi, Syarif Fasha menyebutkan, dirinya atas nama pemerintah kota Jambi berterimakasih atas CSR yang sesuai dengan kebutuhan. Karena nantinya Kelurahan Legok dan Pulau pandan akan dijadikan sebagai centra batik dan tenun.

"Kami berpesan dengan masyarakat agar memahami bahwa gedung batik ini milik bersama. Ini sebagai pusat edukasi membati, sehingga siapa saja boleh belajar membatik di gedung ini. Jangan sampai gedung ini nanti beralih fungsi menjadi restoran atau tempat yang aneh-aneh,” kata Fasha.

Menurutnya untuk kekurangan fasilitas yang ada didalam rumah batik ini akan dilengkapi dengan pemkot Jambi. Karena proyek pengembangan ekonomi ini harus terus berjalan.

Fasha menyebutkan bahwa untuk mengembangkan batik Jambi semua lini harus berperan.

Rumah Batik di Kelurahan Legok, Jambi, Diharapkan dapat Meningkatkan Ekonomi Masyrakat (Rohmayana/Tribun Jambi)

Penulis: Rohmayana
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved