Pawai Pembangunan di Bungo Buat Penonton Berdecak Kagum, Cerita Kemeriahan HUT RI ke-74

Minggu pagi di Bungo itu perlahan berganti siang yang cerah. Di depan Rumah Dinas Bupati Bungo itu suhu mencapai 36 derajat celsius.

Pawai Pembangunan di Bungo Buat Penonton Berdecak Kagum, Cerita Kemeriahan HUT RI ke-74
Tribunjambi/Mareza
Pawai pembangunan meriahkan HUT RI ke 74 di Bungo. 

Pawai Pembangunan di Bungo Buat Penonton Berdecak Kagum, Cerita Kemeriahan HUT RI ke-74

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Minggu pagi di Bungo itu perlahan berganti siang yang cerah. Di depan Rumah Dinas Bupati Bungo itu suhu mencapai 36 derajat celsius. Terik Matahari terik terasa menyengat kulit. Sesekali, angin terasa sepoi berembus di antara keramaian peserta pawai pembangunan.

Satu per satu, para peserta pawai melewati garis finish setelah melewati Rumah Dinas Bupati Bungo, Minggu (18/8/2019). Ada yang menampilkan pertunjukkan, ada yang hormat, ada juga yang hanya melambaikan tangan.
Barisan itu diisi oleh berbagai kalangan. Mulai dari OPD, kecamatan, sekolah, hingga umum.

Para peserta pawai pembangunan di Kabupaten Bungo mulai berjalan sekitar pukul 07.00 WIB. Dimulai dari barisan OPD, masyarakat sudah berduyun-duyun memadati sekitaran jalur pawai pembangunan tersebut. Jadi tontonan. Ada yang sibuk mengabadikan gambar, ada yang berteriak memanggil, ada juga yang hanya menyaksikan kegiatan tahunan tersebut.

Bermacam-macam pertunjukan ditampilkan. Namun, yang mulai menggelitik penonton adalah ketika kelompok dari kecamatan melintas. Beragam penampilan unik mewarnai pawai pembangunan itu. Ada penonton yang tertawa, ada yang mengaku ngeri, ada juga yang berdecak kagum.

Baca: Ini Nama-nama 57 Pejabat yang Dilantik Bupati Adirozal Hari ini

Baca: Hanya Dua di Indonesia, Ini Gambaran Bendungan Raksasa yang Akan Dibangun di Merangin

Baca: Begini Tanggapan Inspektorat Soal ASN Muarojambi yang Diduga Terpapar Radikalisme

Baca: 41,5 Hektar Lahan di Tanjab Timur Terbakar, Hari Ini 17 Titik Api Terpantau BPBD

Baca: Tiga Kecamatan di Tanjab Timur Kebakaran, BPBD Jambi Kirim Dua Helikompter Water Bombing

Misalnya, seperti atraksi karate yang ditampilkan oleh siswa sekolah dasar di Kecamatan Bathin III. Gerakan demi gerakannya bikin penonton bertepuk tangan. Mengenakan pakaian putih-putih, sepasang siswa menampilkan koreografi gerakan ala karate.

Masih banyak penampilan lain yang bikin suara tepuk tangan bergemuruh di sana. Ada juga yang bikin ngeri penonton. Seperti penampilan kuda lumping yang unjuk kebolehan di depan Bupati Bungo, Mashuri dan jajaran. Beberapa kali mereka menyebatkan cambuk. Bunyi pecutan itu terdengar. Beberapa penonton perempuan berteriak.

Lain lagi dengan atraksi yang ditampilkan Sekretariat Daerah Bungo. Seorang laki-laki berbaring di atas papan penuh paku. Ditutupi papan, lalu digilas sepeda motor. Ada penonton yang memilih menutup mata, tapi kemudian suara tepuk tangan terdengar riuh.

Berbagai pertunjukan menggelitik juga terlihat sepanjang pawai pembangunan itu. Mulai dari koreografi pura-pura mati, hingga tarian-tarian dan kostum-kostum unik di sana.

Beberapa peserta mengenakan pakaian daerah. Ada juga yang mengenakan pakaian pejuang. Tak sedikit juga yang mengenakan pakaian profesi, seperti guru, polisi, tentara, hingga tenaga medis.

Halaman
12
Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved