Info Terkini Kota Jambi

Walikota Jambi Syarif Fasha Dianugerahi Bintang Jasa Pratama Oleh Presiden Di Istana Negara

Momentum Hari Peringatan Ulang Tahun ke-74 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2019 ini melahirkan kisah membanggakan bagi

Walikota Jambi Syarif Fasha Dianugerahi Bintang Jasa Pratama Oleh Presiden Di Istana Negara
Humas Pemkot Jambi
Walikota Syarif Fasha Dianugerahi Bintang Jasa Pratama Oleh Presiden Di Istana Negara 

Untuk membuktikan komitmennya itu, dalam pengabdiannya memimpin Kota Jamb, dirinya tidak pernah mengambil gajinya sama sekali, karena akan di infaq-kan bagi kepentingan masyarakat yang membutuhkan.

"Selama memimpin Kota Jambi, saya tidak pernah mengambil gaji saya selama menjabat Wali Kota, dari 2013-2018, dan untuk selanjutnya, semua gaji saya sudah saya donasikan kepada masyarakat yang tidak mampu dalam hal pendidikan dan kesehatan. Saya juga membantu disabilitas dengan memberikan kursi roda secara gratis yang jumlahnya saat ini sudah ratusan buah," jelas Fasha.

Tidak hanya itu, dalam upaya mengurangi angka kemiskinan dan peningkatan taraf hidup masyarakat di Kota Jambi, dirinya juga telah mempelopori lahirnya berbagai inovasi-inovasi yang pro rakyat. Salah satunya adalah program inovasi Kampung Bantar dan Bangkit Berdaya, yang telah diinisiasinya pada periode pertama kepemimpinannya.

Walikota Syarif Fasha Dianugerahi Bintang Jasa Pratama Oleh Presiden Di Istana Negara
Walikota Syarif Fasha Dianugerahi Bintang Jasa Pratama Oleh Presiden Di Istana Negara (Humas Pemkot Jambi)

Bahkan, Program inovasi Kampung Bantar (Bersih, Aman, dan Pintar) dan Bangkit Berdaya (Bangun Kelurahan Secara Intensif Berasaskan Swadaya) merupakan program unggulan Pemkot Jambi yang telah diakui secara nasional, bahkan telah mendunia.
Inovasi Bangkit Berdaya sendiri telah masuk jajaran 30 besar inovasi dunia yang meraih penghargaan IOPD Recognition Awards di Montreal Kanada pada 2017 lalu.

Kedua program inovasi tersebut memang diciptakan Syarif Fasha selaras dengan tujuan nasional pemerintah dalam menanggulangi permasalahan klasik perkotaan, yaitu kemiskinan dan kualitas serta kuantitas utilitas perkotaan yang masih rendah.

Dengan adanya Bangkit Berdaya dan Kampung Bantar, pemerataan pembangunan di setiap kelurahan dalam Kota Jambi dapat teratasi dan dampak pengganda lainnya adalah turut menurunkan indeks kemiskinan di Kota Jambi.

Sebagaimana diketahui bahwa, Penghargaan Bintang Jasa Pratama yang diterima Wali Kota Jambi, bisa dikatakan bukanlah perkara yang mudah. Butuh perjuangan keras dan berliku untuk mewujudkan hal tersebut. Setelah tiga kali diajukan oleh Kementerian Sosial sebagai kandidat, akhirnya ditahun ketiga, anugerah tersebut menghampirinya.

Atas penghargaan yang diterimanya itu, menurut Fasha, Presiden berharap dirinya bisa nemberikan kontribusi kepada masyarakat dan bisa bekerja lebih baik lagi, serta bertanggung jawab terhadap jabatan yang diembannya saat ini.

"Karenanya, saya berharap penghargaan ini bisa memotivasi saya agar bisa lebih baik lagi untuk mengabdi kepada masyarakat kedepan nanti," harap Wali Kota Syarif Fasha.

Sebagaimana diketahui, bahwa Tanda Kehormatan Bintang Jasa dari Presiden Republik Indonesia, diberikan dalam rangkaian momentum peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Penilaiannya pun sangat selektif, memakan waktu panjang, serta melibatkan banyak pakar dan ahli, baik dari unsur pemerintah maupun masyarakat. Bahkan negara melalui Sekretariat Militer (Sesmil) Presiden membentuk tim khusus untuk melakukan seleksi calon penerima Bintang Jasa Kehormatan RI melalui Dewan Gelar dan Tanda Jasa Kehormatan Republik Indonesia (DGTK-RI). (Rilis/adv)

Editor: rida
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved