Istri Tolak Berhubungan Badan, Suami Bunuh Istri dan Hilangkan Jejak dengan Bakar Rumah

Jumharyono menjalani rekonstruksi pembunuhan di TKP terdapat adegan berbeda dengan yang sudah disebutkan di berita acara pemeriksaan (BAP) sebelumnya.

Istri Tolak Berhubungan Badan, Suami Bunuh Istri dan Hilangkan Jejak dengan Bakar Rumah
KOMPAS.COM/DEAN PAHREVI
Rekonstruksi pembunuhan istri di rumah kontrakan, Jalan Dukuh V, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (15/8) 

Istri Tolak Berhubungan Badan, Suami Bunuh Istri dan Hilangkan Jejak dengan Bakar Rumah

TRIBUNJAMBI.COM - Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengatakan, pembunuhan yang dilakukan Jumharyono kepada istrinya bernama Khoriah di rumah kontrakannya, Jalan Dukuh V, Kramat Jati, Jakarta Timur sudah direncanakan sebelumnya.

Hal itu terbukti saat Jumharyono menjalani rekonstruksi pembunuhan di TKP terdapat adegan berbeda dengan yang sudah disebutkan di berita acara pemeriksaan (BAP) sebelumnya.

"Jadi perencanaannya, yang bersangkutan memang dilakukan pada saat menyuruh istrinya mandi ditindaklanjuti dengan pada saat istrinya mandi," kata Heru usai reka ulang kasus pembunuhan tersebut, Kamis (15/8/2019).

Baca: Pidato 17 Agustus 1945 Bung Karno Sesaat Sebelum Proklamasi Kemerdekaan Dibaca Tepat Pukul 10.00 WIB

Baca: BPJS Ketenagakerjaan Beri Penghargaan Kepada KUD Karya Mukti, Koperasi Patuh dan Tertib

Baca: Jelang Seleksi CPNS/PPPK 2019 - LINK Daftar dan Jadwal Simulasi CAT CPNS 19-31 Agustus 2019

Hery menjelaskan, rencana Jumharyono membunuh istrinya terlihat pada adegan dirinya menyuruh istrinya mandi usai berdebat karena keinginan berhubungan intim ditolak sang istri.

Saat istrinya mandi, Jumharyono menyiapkan benda tajam yakni, gunting dan pisau untuk membunuh istrinya.

"Pada saat yang bersangkutan mengambil pisau dan gunting itu dinyatakan tadi sebelum istrinya mandi. Tapi tadi pada saat direka ulang tadi, pada saat istrinya mandi lah pisau dan gunting itu disiapkan," ujar Hery.

Rekonstruksi pembunuhan istri di rumah kontrakan, Jalan Dukuh V, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (15/8)
Rekonstruksi pembunuhan istri di rumah kontrakan, Jalan Dukuh V, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (15/8) (KOMPAS.COM/DEAN PAHREVI)

Ketika istrinya selesai mandi, Jumharyono langsung menusuk istrinya dengan benda tajam tersebut hingga tewas dengan tiga luka tusukan.

Atas perbuatannya itu, Jumharyono dijerat dengan Pasal 338 juncto 340 KUHpidana dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.

Sebelumnya, Khoriah tewas dibunuh Jumharyono di rumah kontrakan, Jalan Dukuh V, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Selasa (6/8/2019) dini hari usai berdebat karena menolak berhubungan intim dengan Jumharyono.

"Saat pulang ke rumah ribut cekcok mulut masalah ekonomi, kemudian pelaku kesal dan memukuli korban dengan menggunakan batu yang diarahkan ke wajah korban dan menusukan korban dengan menggunakan gunting ke arah kepala dan perut (korban)," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, Selasa.

Baca: Asmara Ariel NOAH dan Luna Maya Bisa CLBK, Marcel Wen Bilang Perasaan Kena Dalem

Baca: Skandal Vina Garut Heboh di Bandung, Video Panas Main di Ranjang Hotel 1 Lawan 3 Adegannya Unik

Seusai membunuh, Jumharyono berniat menghilangkan jejaknya dengan membakar kontrakannya.

Namun saat api sudah mulai membakar kontrakannya, dirinya sempat kabur hingga diamankan warga.

Akibat kebakaran itu, anak korban berinisial R alami luka bakar dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Setelah Ditolak Istri Berhubungan Intim, Jumharyono Langsung Rencanakan Pembunuhan"

Editor: suci
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved