Berita Jambi

Kepala Barantan Sebut Produk Pertanian Indonesia Kuasai Pasar Eksport Jepang

Kepala Barantan Sebut Produk Pertanian Indonesia Kuasai Pasar Eksport Jepang

Kepala Barantan Sebut Produk Pertanian Indonesia Kuasai Pasar Eksport Jepang
Tribunjambi/Zulkifli
Kepala Barantan Sebut Produk Pertanian Indonesia Kuasai Pasar Eksport Jepang 

Lepas Eksport Komoditi Pertanian Jambi, Kepala Barantan Sebut Produk Pertanian Indonesia Kuasai Pasar Eksport Jepang

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Indonesia terus berupaya melakukan penetrasi terhadap potensi pasar ekspor produk-produk pertanian dan peternakan ke Jepang.

Potensi pasar adalah peluang dari upaya diversifikasi produk yang telah ada di pasar tujuan ekspor.

Untuk beberapa komoditi, produk pertanian Indonesia telah menguasai 100 persen potensi pasar ekspor Jepang. Produk pertanian Indonesia yang diekspor ke negeri Sakura adalah minyak nabati dan lemak.

Baca: Komoditi Pertanian Jambi Senilai Rp 23 Miliar Dilepas Ekspor Melalui Pelabuhan Talang Duku Hari Ini

Baca: Viral Akar Bajakah Obat Kanker, Aiman Sampai Kewalahan, Ribuan Pertanyaan Warganet Dijawab Ini

Baca: VIDEO: Proses Penalti yang Bikin Liverpool Juarai Piala Super Eropa 2019 Diduga Ilegal

Lalu disusul lateks dan karet alam, kopi, produk pangan lain, kakao dan produk kakao, rempah-rempah, bahan asal tanaman lain, sisa produk nabati dan hewani, teh & bahan minuman penyegar, kacang-kacangan, bahan pangan asal hewan, buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian.

“Kita jaga neraca perdagangan produk pertanian dengan Jepang yang positif ini, kita kawal 3K-nya, yaitu kualitas, kuantitas dan kontinuitasnya,”, kata Ali Jamil, Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) saat melepas ekspor ke Jepang 10 ribu ton cangkang sawit senilai Rp. 9,7 miliar ke Jepang di pelabuhan Sungai Talang Duku Jambi (15/8/2019).

Baca: Tips Nicholas Saputra Menyenangkan Diri dan Lebih Bahagia, Selalu Bawa Makanan Satu Ini

Baca: Guru Honorer di Merangin Setubuhi Siswi di Kelas, Sering Lakukan Ini di Kos Sampai Pemilik Berang

Baca: Kabar Gembira bagi Para Hacker, Apple Siapkan Rp 14 Miliar Bagi yagn Bisa Retas Keamanan Mereka

Jamil menjelaskan, berdasarkan data dari sistem otomasi perkarantinaan, IQFAST tercatat total ekspor komoditas pertanian Indonesia ke Jepang hingga bulan Juli 2019 sebanyak 344,6 ribu ton dengan nilai ekonomi Rp 703 miliar sementara impornya tercatat 1,7 ribu ton dengan nilai ekonomi setara dengan Rp. 149,048 miliar.

“Ini dapat dipantau juga oleh seluruh pemerintah daerah dengan menggunakan aplikasi IMACE,” ungkap Jamil.

Aplikasi peta potensi komoditas pertanian berorientasi ekspor, IMACE yang telah digagas oleh Barantan sedang digalakkan ke seluruh provinsi.

Harapannya aplikasi ini dapat digunakan sebagai landasan kebijakan pembangunan pertanian berorientasi ekspor dengan berbasiskan kawasan.

Pada pelepasan ekspor komoditi pertanian Jambi hari ini, Balai Karantina juga melepas 3 komoditas pertanian ekspor asal Jambi dengan total nilai ekonomi Rp 23 miliar.

Masing-masing 447 ton pinang tujuan Thailand dan Iran senilai Rp. 7,8 miliar, 201 ton karet tujuan China senilai Rp. 3,8 miliar, serta 356,6 M3 kayu olahan tujuan China dan Jepang senilai Rp. 1,8 miliar.

Kepala Barantan Sebut Produk Pertanian Indonesia Kuasai Pasar Eksport Jepang (Zulkifli/Tribun Jambi)

Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved