Kemarau dan Kabut Asap Jadi Kendala Aktivitas Bongkar Muat di Pelabuhan Talang Duku

Dampak musim kemarau yang berkepanjangan ternyata sudah mempengaruhi volume pelayaran kapal bongkar muat di Pelabuhan Talang Duku Jambi.

Kemarau dan Kabut Asap Jadi Kendala Aktivitas Bongkar Muat di Pelabuhan Talang Duku

TRIBUNJANBI.COM, JAMBI – Dampak musim kemarau yang berkepanjangan ternyata sudah mempengaruhi volume pelayaran kapal bongkar muat di Pelabuhan Talang Duku Jambi.

Air Sungai Batanghari yang surut mengakibatkan kapal hanya bisa berlayar menunggu air pasang. Bukan hanya itu saja, kebakaran lahan yang terjadi juga turut berpengaruh terhadap aktivitas pelayaran.

GM Pelindo II Jambi Sandha Trishardjantho mengatakan untuk kondisi di pelabuhan sendiri terdapat kondisi pasang surut dua kali dalam sehari. “Artinya kapal tetap menunggu air pasang baru berlayar, kalau surut menunggu dulu,” sampainya saat diwawancarai Tribunjambi.com, Kamis (15/8).

Untuk penurunan volume kapal yang berlabuh, Sandha mengakui hal tersebut. Namun dia enggan menyebutkan jumlah pastinya. “Memang ada penurunan volume (aktifitas, red) tapi belum signifikan masih normal,” katanya.

Baca: Kebakaran Lahan di Pasar Baru Batanghari Terus Meluas, Petugas Masih Berjibaku Padamkan Api

Baca: Diduga Api dari Tungku Tiga Bedeng di Bungo Ludes Terbakar, Hanya Tinggal Ayam di Kandang

Baca: 9 Rumah Dekat Pasar Sayur Tebing Tinggi Terbakar, Polisi Masih Selidiki Penyebabnya

Baca: 45 anggota DPRD Kota Jambi Terpilih akan Dilantik Jumat Depan

Baca: 3096 Hektare Sawah di Jambi Alami Kekeringan, Dinas Pertanian Siapkan Padi Gogo

Dia menyebutkan kondisi alam sejauh ini memang tak bisa dielakkan. Untuk itu pihaknya menerapkan sistem tersebut. “Kalau pasang airnya bisa sampai dengan jarak muara sampai ke sini 83 mill, jadi pengaruh di sini hanya dua tiga meter saja air naik ,” ujarnya.

Kemudian untuk mengatasi kendala kabut asap yang terjadi sekarang ini, Sandha menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak KSOP.

“Misalnya untuk kapal yang masuk harus bernomor ganjil dan yang keluar kapal genap, waktu akan berlayar tak ada passingnya, karena kabut asap ini memang ganggu jarak pandang,” paparnya.

Kendati demikian diakuinya, aktivitas bongkar muat dipelabuhan Talang Duku masih berjalan normal.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved