Berita Jambi

UPDATE Kualitas Udara Kota Jambi, DLH Minta Masyarakat Kenakan Masker Saat di Luar Ruangan

Kualitas udara yang tidak baik menyebabkan banyak timbulnya penyakit seperti flu, sesak nafas dan batu-batuk, terlebih pada anak-anak.

UPDATE Kualitas Udara Kota Jambi, DLH Minta Masyarakat Kenakan Masker Saat di Luar Ruangan
Tribunjambi/Rohmayana
Ardi, kepala DLH Kota Jambi 

UPDATE Kualitas Udara Kota Jambi, DLH Minta Masyarakat Kenakan Masker Saat di Luar Ruangan

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Masuknya musim kemarau yang menyebabkan terjadinya kebakaran lahan dibeberapa wilayah di Jambi.

Sehingga berdampak terjadinya kabut asap di Kota Jambi.

Bahkan kabut asap yang terjadi banyak berasal dari kabupaten tetangga.

Kualitas udara yang tidak baik menyebabkan banyak timbulnya penyakit seperti flu, sesak nafas dan batu-batuk, terlebih pada anak-anak.

Kualitas udara di musim kemarau, di Kota Jambi saat ini masuk dalam kategori sedang, per Rabu (14/8).

Baca: LINK Live Streaming Hari Ini Timnas Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-18 2019 Kick Off 16.30 WIB

Baca: Kukuh Pertahankan Enzo Zenz di Akmil, Ini Profil Lengkap KSAD Jenderal Andika Perkasa

Baca: Sah, Tiga Calon Menantu yang Dicoret Susi Pudjiastuti, Status Gading Marten dan Nadine Kaiser Jelas

Disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi Ardi, bahwa beradasarkan alat pantau atau alat ukur kualitas udara AQMS yang terletak di halaman depan Kantor Wali Kota Jambi terdeteksi bahwa kualitas udara di Kota Jambi dalam kategori sedang dan aman.

"Ini parameter ozon yang diangka 59 ,” katanya,

Lebih lanjut Ardi mengatakan bawa ketika terjadi peningkatan partikel sehingga menyebabkan bau yang dipengaruhi oleh laju angin barat dan kelembaban udara yang terjadi pada malam hari.

“Selanjutnya dari sisi real time malam tadi kami identifikasi terjadi peningkatan terkait dengan partikel 2,5 yang ini agak sedikit tinggi sehingga memang terasa malam tadi keadaan udara Kota Jambi teridentifikasi bau. Ini dipengaruhi adanya angin barat dan kelembaban udara yang terjadi di malam hari,” katanya.

Sementara, untuk dampaknya, Ardi mengatakan di kategori sedang ini hanya untuk tanaman yang memiliki sensitifitas tinggi, dapat mengganggu pertumbuhannya.

Baca: BREAKING NEWS, Ibu Rumah Tangga di Tanjab Timur, Diduga Dibacok Suami Hingga Tewas

Baca: BREAKING NEWS, Babi Hutan Masuk Rumah&Serang; Warga di Kerinci,1 Orang Meninggal,2 Tak Sadarkan Diri

"Tapi kalau untuk manusia dan hewan, masih dapat beradaptasi dengan kondisi kategori sedang ini," ujarnya.

Ardi menghimbau kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas pada malam hari, jika memang keadaan mengharuskan keluar rumah pada malam hari diharapkan untuk menggunakan masker.

“Jadi kalau saat ini di pagi hari kita lihat kondisi udara baik, oleh karena itu kami sarankan kepada mayarakat Kota Jambi untuk melakasanakan aktivitas, bila dimalam hari untuk menahan diri untuk keluar rumah atau apabila keluar rumah menggunakan masker," ujarnya.

Menurutnya saat ini pihaknya belum mengintruksikan pihak sekolah untuk meliburkan anak-anak. Namun jika kondisi udara sudah semakin buruk maka akan diintruksikan untuk libur sekolah. (Rohmayana)

Penulis: Rohmayana
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved