Tanaman Kerdil di Tanjab Timur, Petani Cabai Terancam Rugi saat Musim Kemarau

Hujan yang tidak kunjung turun sejak beberapa pekan terakhir semakin membuat masyarakat kesulitan pasokan air.

Tanaman Kerdil di Tanjab Timur, Petani Cabai Terancam Rugi saat Musim Kemarau
Tribun Jambi/Abdullah Usman
Tanaman Kerdil di Tanjab Timur, Petani Cabai Terancam Rugi saat Musim Kemarau 

Tanaman Kerdil di Tanjab Timur, Petani Cabai Terancam Rugi saat Musim Kemarau

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Petani cabai di Kabupaten Tanjab Timur terancam rugi.

Musim kemarau membuat tanaman cabai tumbuh tidak maksimal. Imbasnya petani terancam rugi.

Hujan yang tidak kunjung turun sejak beberapa pekan terakhir semakin membuat masyarakat kesulitan pasokan air.

Itu tidak hanya untuk air konsumsi sehari-hari, melainkan juga kebutuhan air bagi perkebunan.

Berdasarkan hasil monitoring lapangan yang dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan kabupaten Tanjung Jabung Timur, beberapa permasalahan dampak kemarau ditemukan.

Di antaranya jenis tanaman cabai yang tumbuh kurang maksimal.

Baca Juga

 Anak Tommy Soeharto Pamer Motor Harley Kesayangan Soeharto, Ternyata Harganya Bikin Pusing Kepala!

 Pemilik 5 Zodiak Ini Kerap Berkelakuan Buruk hingga Bikin Tak Nyaman, Scorpio Suka Berteriak

 Nagita Slavina Nangis Sejadi-jadinya, Air Mata Basahi Pipi hingga Wajahnya Merah, Merry Pamit

Kadis Ketahanan Pangan Idris melalui Kabid Distribusi Pangan Nandang, kepada Tribunjambi.com mengatakan terkait musim kemarau yang terjadi saat ini memang ditemukan beberapa permasalahan di kalangan petani dari hasil pengecekan lapangan.

"Ditemukan dari dampak musim kemarau ini, sebagian tanaman mengalami pertumbuhan buah yang tidak maksimal (kerdil) serta kerontokan bunga sebelum jadi. Hal tersebut juga yang ditengarai jadi penyebab harga melonjak di pasaran karena produksi turun," jelasnya kepada Tribunjambi.com

Faktor penyebab utama keadaan tersebut, tidak lain dikarenakan pasokan air di kawasan tersebut mulai berkurang, sehingga jika tidak dilakukan penahanan dengan baik maka dikhawatirkan para petani cabai akan terancam gagal (merugi).

"Jika sudah gagal selain merugi, dan jelas kualitas cabai akan buruk karena tumbuh tidak sempurna," tuturnya. (Abdullah Usman / Tribunjambi.com)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved