HUT RI ke74

Siapa yang Menyangka, Ternyata Panjat Pinang Bukan dari Indonesia dan Miliki Sejarah Menyedihkan

Ternyata, lomba yang sudah turun temurun itu bukan asli Indonesia, justru ada sejarah menyedihkan dibaliknya.

Siapa yang Menyangka, Ternyata Panjat Pinang Bukan dari Indonesia dan Miliki Sejarah Menyedihkan
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Siapa yang Menyangka, Ternyata Panjat Pinang Bukan dari Indonesia dan Miliki Sejarah Menyedihkan 

Tapi jika Kamu pernah menonton serial Para Pencari Tuhan yang diproduksi Deddy Mizwar, ada satu adegan ketika usulan memasukkan panjat pinang dalam daftar lomba 17 Agustusan ditolak.

Ternyata, lomba yang sudah turun temurun itu bukan asli Indonesia, justru ada sejarah menyedihkan dibaliknya.

Lomba panjat pinang sebenarnya mulai masuk Indonesia pada masa penjajahan Belanda.

Orang Belanda menyebutnya dengan De Klimmast yang berarti panjat tiang.

Jika sekarang di Indonesia lomba itu dilakukan pada 17 Agustus, bangsa Belanda biasanya melakukan itu tanggal 31 Agustus.

pannjat pinang
Kompasiana/Gustaaf Kusno
 

Tanggal 31 Agustus pada masa itu bertepatan dengan ulang tahun Ratu Wilhelmina.

Namun dalam praktiknya, lomba ini tak hanya digelar tanggal 31 Agustus saja, melainkan pada hari-hari besar lainnya atau bahkan setiap pesta pernikahan.

Pada masa penjajahan, lomba ini diselenggarakan oleh Belanda untuk pribumi.

Orang-orang Belanda akan menggantungkan berbagai benda di pohon pinang.

Hadiah yang digantung di cabang-cabang pohon pinang biasanya makanan, gula, pakaian, dan tepung.

Halaman
1234
Editor: Tommy Kurniawan
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved