Pernyataan Pedas Politisi PDIP Saat Demokrat Ingin Gabung ke Koalisi Jokowi: Sudah Sangat Terlambat!

Menurut Politis PDIP Andreas Hugo Pareira, keputusan Demokrat untuk bergabung koalisi ke pasangan Jokowi - Maruf Amin sudah terlambat.

Pernyataan Pedas Politisi PDIP Saat Demokrat Ingin Gabung ke Koalisi Jokowi: Sudah Sangat Terlambat!
Kolase Tribun Jabar (Kompas dan Instagram/agusyudhoyono)
Pernyataan Pedas Politisi PDIP Saat Demokrat Ingin Gabung ke Koalisi Jokowi: Sudah Sangat Terlambat! 

Pernyataan Pedas Politisi PDIP Saat Demokrat Ingin Gabung ke Koalisi Jokowi: Sudah Sangat Terlambat!

TRIBUNJAMBI.COM - Keinginan Partai Demokrat untuk bergabung koalisi pendukung pasangan Joko Widodo (Jokowi) - Maruf Amin ditanggapi langsung Politisi PDI Perjuangan (PDIP).

Menurut Politis PDIP Andreas Hugo Pareira, keputusan Demokrat untuk bergabung koalisi ke pasangan Jokowi - Maruf Amin sudah terlambat.

Apalagi, keinginan ini baru diungkap Partai Demokrat setelah hasil Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019 diketahui.

"Seharusnya ini sudah dilakukan sebelum pilpres. Sudah sangat terlambat apabila baru sekarang diekspresikan," kata Andreas saat dihubungi, Selasa (13/8/2019).

Andreas menduga bahwa keinginan Partai Demokrat dalam mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf karena berharap pembagian kekuasaan dalam Kabinet Kerja Jilid II.

"Pernyataan ini juga bisa diartikan bahwa Partai Demokrat ingin mendukung pemerintahan Jokowi-Ma’ruf, tentu dengan harapan ada power sharingdalam kabinet nanti," ujarnya.

Baca: Kemarahan Rocky Gerung, Benturkan Mikrofon saat Pernyataannya Diinterupsi, Bully Politisi Nasdem

Baca: Anak Tommy Soeharto Pamer Motor Harley Kesayangan Soeharto, Ternyata Harganya Bikin Pusing Kepala!

Baca: Detik-detik Perubahan Sikap Orang Tua Dimas Anggara tentang Pernikahan Nadine Chandrawinata

Baca: Banjir di Mina Senin (12/8), Ini Penjelasan Kemenag yang Bantah Video Viral di Medsos

Selanjutnya, mantan Ketua DPP PDIP ini menilai, Presiden terpilih Joko Widodo tentunya mencermati dukungan yang semakin mengalir usai kemenangan Pilpres 2019.

"Presiden Jokowi akan lebih jeli melihat kemungkinan-kemungkinan dukungan yang mengalir pasca-kemenangan dan mengelola dukungan tersebut, sehingga pemerintahan lima tahun ke depan tetap efektif," ucap Andreas.

Sebelumnya, Partai Demokrat disinyalir akan memberikan dukungan kepada pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Halaman
1234
Editor: Tommy Kurniawan
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved