Berita Tanjab Timur

Hingga Agustus, 37.98 Hektare Lahan di Tanjab Timur, Terbakar, Kasus Tertinggi di Mendahara Ulu

Hingga Agustus, 37.98 Hektare Lahan di Tanjab Timur, Terbakar, Kasus Tertinggi di Mendahara Ulu

Hingga Agustus, 37.98 Hektare Lahan di Tanjab Timur, Terbakar, Kasus Tertinggi di Mendahara Ulu
IST
Kebakaran lahan di Tanjab Timur. Hingga Agustus, 37.98 Hektare Lahan di Tanjab Timur, Terbakar, Kasus Tertinggi di Mendahara Ulu 

Hingga Agustus, 37.98 Hektare Lahan di Tanjab Timur, Terbakar, Kasus Tertinggi di Mendahara Ulu

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur), tercatat dari Januari hingga Agustus 2019, total luasan lahan terbakar di Kabupaten Tanjab Timur mencapai 37.98 hektare.

Kecamatan Mendahara Ulu menjadi kecamatan tertinggi terkait kasus kebakaran lahan.

Berdasarkan data yang dihimpun Tribunjambi.com dari Badan Penaggulangan Bencana Daera BPBD Tanjab Timur, mencatat, kasus kebakaran lahan di Kabupaten Tanjab Timur masih terus terjadi.

Baca: Atasi Karhutla, Danrem Meminta Pemprov Jambi Ajukan Rekayasa Cuaca

Baca: Ternyata Cristiano Ronaldo Punya Kisah Kehidupan yang Jarang Diketahui Orang, Penuh Perjuangan

Baca: Dampak Kekeringan, Petani Cabai di Tanjab Timur terancam Merugi

Dari Januari hingga saat ini tercatat puluhan hektare lahan ludes dilalap sijago merah.

Kepala BPBD Tanjab Timur M Jakfar, saat dikonfirmasi Tribunjambi.com mengatakan, total luasan lahan terbakar di Kabupaten Tanjab Timur Timur saat ini mencapai 37,98 hektare lebih.

Jumlah tersebut belum termasuk lahan yang yang saat ini masih dalam proses pemadaman di lapangan (belum terhitung).

Baca: Pelantikan Dewan Terpilih DPRD Merangin Periode 2019-2024 Tetap Pada 30 Agustus 2019 Mendatang

Baca: Liverpool vs Chelsea Live Streaming SCTV Malam Ini, Piala Super Eropa 2019, Jadwal Siaran Langsung

Baca: Taklukan Puncak Carstensz di Papua, Diusia 10 Tahun, Pendaki Cilik Ini Penasaran dengan Gunung Lain

Seperti yang terjadi di Desa Merbau, Nibung Putih, daerah tersebut belum diketahui berapa luasan yang terbakar.

Sementara itu untuk Desa Sukamaju luas lahan yang terbakar 8,5 hektare. Selain itu kata dia, saat ini tim sedang berada di Sungai Sayang Kecamatan Sadu.

Namun, belum ada laporan terbaru yang masuk terkait perkembangan apakah api sudah padam atau masih dalam proses.

"37.98 hektar tersebut diketahui dari jumlah 18 titik hotspot. Dan semua kebakaran tersebut terjadi pada lahan kebun dan lahan milik masyarakat," jelas Jakfar kepada Tribunjambi.com.

"Dari data tersebut wilayah yang paling luas terbakar di Desa Mencolok, Kecamatan Mendahara Ulu, dengan luasan 20,5 hektare lahan kosong," jelasnya.

Untuk lahan Perusahan sendiri belum ada yang terbakar, pihak perusahaan hanya membantu wilayah terbakar yang berada di perbatasannya.

Hingga Agustus, 37.98 Hektare Lahan di Tanjab Timur, Terbakar, Kasus Tertinggi di Mendahara Ulu (Abdullah Usman/Tribun Jambi)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved