Inilah Wajah Tiga Siswa SMA di Palangkaraya yang Temukan Obat Kanker Mujarab, Menang WICO di Seoul

Bagaimana tiga siswa SMA di Palangkaraya bisa menemukan obat kanker yang mujarab? Berikut ini cerita lengkapnya.

Inilah Wajah Tiga Siswa SMA di Palangkaraya yang Temukan Obat Kanker Mujarab, Menang WICO di Seoul
(KOMPAS.com/KURNIA TARIGAN)
Ketiga siswa yang berhasil mengharumkan Indonesia melalui Karya Ilmiah Kayu Bajakah Penyembuh Kanker 

Bagaimana tiga siswa SMA di Palangkaraya bisa menemukan obat kanker yang mujarab? Berikut ini cerita lengkapnya.

TRIBUNJAMBI.COM, PALANGKARAYA - Nama tiga siswa SMA di foto itu Yazid, Anggina Rafitri dan Aysa Aurealya Maharani.

Remaja itu berhasil membawa nama harum Indonesia atas temuan obat kanker mujarab.

Tiga orang siswa SMA Negeri 2, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, meraih juara dunia atas temuan obat kanker mujarab, dengan bahan baku alami berupa batang pohon tunggal, atau dalam bahasa Dayak disebut dengan Bajakah, yang diperoleh di hutan Kalimantan Tengah, Senin (12/08/2019).

Keberhasilan ketiga siswa tersebut berawal dari informasi dari Yazid, salah seorang siswa yang ikut dalam tim tersebut, bahwa ada salah satu tumbuhan di hutan Kalimantan Tengah yang kerap digunakan keluarganya menyembuhkan kanker, bahkan kanker ganas stadium empat sekalipun.

Baca Juga

 Daftar Nama 106 Anggota DPRD DKI Jakarta 2019-2024, Ada Artis Tina Toon Dkk

 WIKIJAMBI - Daftar Nama Anggota DPRD Provinsi Jambi Terpilih Periode 2019-2024

 WIKIJAMBI - Daftar Nama 30 Anggota DPRD Tanjab Timur Terpilih Periode 2019-2024

 WIKIJAMBI - Daftar Nama Anggota DPRD Tanjab Barat Terpilih Periode 2019-2024

 WIKIJAMBI - Daftar Nama 35 Anggota DPRD Bungo Terpilih Periode 2019-2024, Kenali Wakil Daerah Anda

Di bawah bimbingan Ibu Helita MPd, guru biologi, ketiga siswa SMA Negeri 2 Palangkaraya ini memutuskan untuk memulai pembahasan awal yang lebih serius mengenai kayu bajakah.

Penelitian diawali dengan uji pendahuluan dilakukan ketiga siswa dan guru pembimbing pada laboratorium sekolah mereka.

Lalu penelitian dilanjutkan dengan uji sampel lanjutan yang menggunakan dua ekor mencit betina atau tikus kecil berwarna putih yang sudah diinduksi atau disuntikkan zat pertumbuhan sel tumor atau kanker.

Sel kanker pun menyebar di tubuh mencit dengan ciri-ciri banyaknya benjolan, mulai dari ekor hingga bagian kepala.

Halaman
123
Editor: duanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved