Sehari Jual 20 Ekor Sapi, Pedagang Hewan Kurban di Batanghari Raup Untung Besar

Para pedagang hewan ternak di Pasar Ternak Muara Bulian, Kabupaten Batanghari meraup untung besar jelang Idul Adha.

Sehari Jual 20 Ekor Sapi, Pedagang Hewan Kurban di Batanghari Raup Untung Besar
Tribunjambi/Rian Aidilfi
Pasar Ternak Muara Bulian, Kabupaten Batanghari. 

Sehari Jual 20 Ekor Sapi, Pedagang Hewan Kurban di Batanghari Raup Untung Besar 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Jelang Hari Raya Idul Adha, hewan kurban mulai diburu umat muslim. Sapi, kambing dan kerbau menjadi hewan yang dicari untuk berkurban.

Ini membuat para pedagang hewan ternak di Pasar Ternak Muara Bulian, Kabupaten Batanghari meraup untung lumayan.

Pantauan di lapangan, aktivitas Pasar Ternak Muara Bulian yang notabene dibuka tiap Jumat ramai dengan para pedagang dari berbagai daerah.

Seperti yang dikatakan oleh satu diantara pedagang asal Kota Padang, Darmono. Ia menyebutkan, tiap Jumat beberapa minggu jelang Idul Adha, dirinya bisa menjual 15-20 ekor sapi.

"Beda dengan hari biasa. Di sini saya bisa terjual 10 ekor saja," ujarnya.

Baca: VIDEO: 4 Cara Mudah dan Cepat Mengolah Daging Kambing Agar Super Embuk dan Tak Bau Prengus

Baca: Punya Banyak Varian, Bakso Boedjangan Cocok Jadi Tujuan di Akhir Pekan

Baca: KABAR Gembira, Beasiswa Kuliah S1 di Kanada, Full Beasiswa dan Tempat Tinggal 4 Tahun: Ini Syaratnya

Baca: Jambi Darurat Karhutlah, Kodim Sarko Apel Luar Biasa Siaga Karhutla

Baca: Banyak Warga Tak Dapat Bantuan, Kejari Didesak Usut Dana Bantuan Korban Kebakaran Pasar Sungai Penuh

Sapi-sapi yang dijualnya berasal dari Lampung, Pekanbaru, Bengkulu dan Jambi. Rerata, pembeli mencari sapi yang sehat secara fisik.

"Untuk harga relatif. Bisa dinego dengan pembeli jika cocok. Dan saya memastikan bahwa hewan ternak yang saya jual itu sehat," jelasnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Mulyono, pedagang sapi asal Muara Bulian. Ia menutukan bahwa 15 ekor sapinya hari ini sudah habis diborong pembeli.

"Untuk jelang lebaran haji ini memang biasanya ramai dari hari biasa. Tapi untuk tahun ini sepertinya tak seramai tahun lalu," ujarnya.

Hewan ternak untuk kurban Idul Adha, kata Mulyono berbeda dengan untuk Hari Raya Idul Fitri. Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi.

"Umurnya harus cukup 2 tahun lebih. Tidak cacat. Hewan yang saya jual memang sudah disortir dari kecil," pungkasnya.

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved