Berita Kriminal Jambi

Dugaan Korupsi Pembangunann Auditorium di UIN STS Jambi, PPK dan Rekanan Diperiksa Kejati

Dugaan Korupsi Pembangunann Auditorium di UIN STS Jambi, PPK dan Rekanan Diperiksa Kejati

Dugaan Korupsi Pembangunann Auditorium di UIN STS Jambi, PPK dan Rekanan Diperiksa Kejati
Tribun Jambi/Darwin Sijabat
Ilustrasi. Kampus UIN STS Jambi. Dugaan Korupsi Pembangunann Auditorium di UIN STS Jambi, PPK dan Rekanan Diperiksa Kejati 

Dugaan Korupsi Pembangunann Auditorium di UIN STS Jambi, PPK dan Rekanan Diperiksa Kejati

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, melakukan pemeriksaan terhadap pejabat pembuat komitmen (PPK) dan rekanan dalam perkara dugaan korupsi pembangunan auditorium Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi.

Tiga orang saksi diperiksa oleh penyidik Kejati Jambi. Dari informasi yang dihimpun ada dua orang saksi berinisial RS selaku rekanan, serta PPK berinisial TO.

Selain itu, salah seorang anggota Pokja pembangunan auditorium UIN STS Jambi juga ikut dipanggil. Namun pemeriksaannya dilanjutkan Jumat (9/8/2019).

Baca: Gelar Pameran Seni, Tribun Jambi Undang Komunitas dan Penggiat Seni Kreatif Jambi, Catat Waktunya

Baca: Dari Tas yang Tertinggal di Rumah Korbannya, Akhirnya Polisi Berhasil Meringkus Pencuri Motor Ini

Baca: Viral Foto Gubernur Bangka Belitung Selfie dengan Satpol PP yang Tertidur, Begini Nasib Anggota Itu

Penyidik Kejati Jambi terus mengintensifkan pemeriksaan saksi-saksi terkait pengusutan kasus dugaan korupsi pembangunan auditorium UIN STS Jambi.

Sumber Tribunjambi,com mengatakan PPK dan rekanan yang tahu persis tentang ini. Makanya ini yang diperiksa duluan.

Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jambi Lexy Paratani saat dikonfirmasi wartawan mengiyakan adanya pemeriksaan tersebut.

Baca: Begini Lafaz Doa Menyembelih Hewan Kurban saat Idul Adha, Si Penjagal Jangan Lupa Menghadap Kiblat

Baca: Ini Kronologi Gadis Belia Usai Hubungan Badan di Semak-semak dan Ditikam 22 Kali oleh Kekasihnya

Baca: BREAKING NEWS, Jamilah Temukan Mayat Bayi yang Masih Ada Ari-arinya, di Pinggir Sungai Batanghari

“Yang hadir PPK dan kontraktor (rekanan, red)," ujarnya, saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp.

Pada pemeriksaan sebelumnya sejumlah saksi juga telah diperiksa oleh penyidik Kejati Jambi, seperti vendor, konsultan pengawas proyek, serta bendahara proyek. Namun sejauh ini belum ada tersangka yang ditetapkan dalam kasus ini.

Pembangunan auditorium itu sendiri diketahui bersumber dari dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun 2018. PT Lambok Ulina diketahui PT yang mengerjakan proyek tersebut, melalui mengikat kontrak lewat Surat Keputusan Hadri Hasan selaku Rektor UIN sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dengan surat perjanjian nomor 46-Un.15/PPK-SBSN/KU.01.2/06/2018 untuk memulai pelaksanaan pekerjaan selambat-lambatnya selama 208 hari kalender terhitung sejak 7 Juni 2018 hingga 31 Desember 2018.

Dugaan Korupsi Pembangunann Auditorium di UIN STS Jambi, PPK dan Rekanan Diperiksa Kejati (Jaka HB/Tribun Jambi)

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved