Video Muarojambi

VIDEO: Debu Batu Bara Sampai ke Komplek Percandian Muarojambi, Sudah di Ambil Sampel untuk di Cek

VIDEO: Debu Batu Bara Sampai ke Komplek Percandian Muarojambi, Sudah di Ambil Sampel untuk di Cek

VIDEO: Debu Batu Bara Sampai ke Komplek Percandian Muarojambi, Sudah di Ambil Sampel untuk di Cek

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI- Komplek Candi Muara Jambi yang merupakan situs sejarah dan terluas se Asia Tenggara tidak luput menjadi imbas dari debu batu bara dari stopel PT TGM yang berada di seberang Desa Muara Jambi, Kecamatan Muaro Sebo, Kabupaten Muarojambi.

Hal ini di ungkapkan oleh Borjo, pemuda setempat yang juga peduli terhadap keberadaan Candi Muara Jambi. Ia menyebutkan bahwa debu batu bara sudah sampai pada komplek Candi Muara Jambi.

Baca: Debu Batubara Beterbangan Sampai ke Komplek Percandian Muarojambi, Bisa Mengancam Situs Sejarah

Baca: 3 Orang Incar Posisi Sekda Merangin, 1 Orang Dosen dari Kota Jambi, Terakhir Daftar Lelang Jabatan

Baca: Hari Terakhir Bursa Transfer Liga Inggris 2019/2020 Manuver Kencang Arsenal dan Jadwal Pekan Perdana

"Imbas dari kegiatan industri yang ada di seberang Desa Muara Jambi stockfile yang berada di seberang muara Jambi itu berimbas kepada ancaman kerusakan terhadap situs percandian Muara Jambi," jelasnya.

Di ungkapkannya, Candi Gumpung misalnya, debu batu baru sudah sampai ke area percandian tersebut. Borju menyebutkan bahwa debu yang di area candi Tersebut sudah di ambil sample oleh pihak BPCB Jambi guna memastikan debu yang berwarna hitam tersebut.

"Kalau untuk Candi sendiri kemarin sudah dicek oleh pihak BPCB, itu terbukti debu hitam sampai ke Candi. Kemarin sudah dicek Candi gumpung, di lihat dari tissu dan juga tanggan itu debunya hitam dan sampelnya itu sudah di bawa untuk di cek," terangnya.

Baca: Download Lagu MP3 Barat Indonesia Terbaru Full Album 2019, Spesial Video Top 10 Hits Minggu Ini

Baca: Kilasan Kronologi Peristiwa Kudatuli 27 Juli 1996, Kerusuhan di Kantor DPP PDI, Jakarta Mencekam

Baca: 3 Orang Incar Posisi Sekda Merangin, 1 Orang Dosen dari Kota Jambi, Terakhir Daftar Lelang Jabatan

Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa di area Stofel tersebut ada sekitar 3.980 hektare lahan di kawasan tersebut yang masih ada beberapa situ percandian. Menurutnya jika persoalan ini tidak terselesaikan bukan tidak mungkin situs tersebut akan rusak.

"Dalam PT TGM itu ada candi teluk, menapo cino dan pelayangan. Aktivitas industri batubara itu secara otomatis ancaman perusakan lebih besar. Baik dari segi fisik bangunan nya, terus rentan terhadap kerapuhan bahan bangunan dari debu yang dihasilkan industri batubara itu,"terangnya

"Yang terpenting itu cagar budaya, sia-sia kita jaga pelestarian jika masih ada ancaman terhadp situs itu," tambahnya.

Selain itu, dampak debu batu bara juga terjadi pada sungai batanghari. Menurutnya kondisi saat ini, juga membuat debu batu bara mengarah pada sungai batanghari, menggumpal seperti terbentuk oli bekas.

Halaman
123
Penulis: samsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved