Breaking News:

Siapa Sebenarnya Cosmas Batubara? Benarkah Sosoknya Masuk di Film Gie dengan Nama 'Jaka'

Dalam film Gie, ada sosok pemuda bernama 'Jaka'. Benarkah dia merupakan gambaran Cosmas Batubara saat masih muda?

Penulis: Edmundus Duanto AS | Editor: Edmundus Duanto AS
(Dokumentasi Mapala UI)
Foto Soe Hok-Gie yang ditemukan di Sekretariat Mapala UI, Depok, Jawa Barat. Soe Hok-Gie merupakan salah satu pendiri Mapala UI sekaligus aktivitis yang turut berperan dalam aksi long march dan demo besar-besaran pada tahun 1966. Mapala UI sebagai salah satu pelopor pencinta alam di Indonesia, memiliki foto-foto yang menjadi bagian sejarah kepencintaalaman di Indonesia. 

Dalam film Gie, ada sosok pemuda bernama 'Jaka'. Benarkah dia merupakan gambaran Cosmas Batubara saat masih muda?

TRIBUNJAMBI.COM - Satu di antara tokoh Indonesia di zaman Orde Baru, Cosmas Batubara, meninggal dunia.

Cosmas Batubara pernah menjabat Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Perumahan Rakyat saat Soeharto menjadi Presiden RI.

Sosok Cosma menarik ditelusuri kiprahnya, karena awalnya merupakan aktivis mahasiswa.

Ada catatan menarik tentang pria kelahiran Simalungun, 19 September 1938 ini dalam film 'Soe Hok Gie' garapan sutradara kondang Riri Riza.

Dalam film yang diangkat dari buku 'Catatan Seorang Demonstran' itu, disebut-sebut kemunculan tokoh Cosmas Batubara disamarkan menggunakan nama lain.

Baca Juga

 Kabar Duka, Cosmas Batubara Meninggal Dunia, Ini Jejak Karier Sang Menteri Sejak 1978

 Jadwal dan Daftar Tokoh yang akan Hadir di Kongres V PDI Perjuangan di Bali, 8-11 Agustus 2019

 Inilah Sosok Perempuan Cantik yang Fotonya Dipakai Nenek-nenek untuk Tipu Yusuf, Asli Cantiknya

 Pramugari Cantik Meninggal Dunia Beberapa Hari Setelah Digigit Nyamuk, Begini Kronologinya.

 Polwan Cantik Turun Tangan, Penyamaran Tak Terduga Tapi Lapor Pak RT Dulu

Melansir wikipedia, film Gie (2005) mengisahkan seorang tokoh bernama Soe Hok Gie, mahasiswa Universitas Indonesia yang lebih dikenal sebagai demonstran dan pecinta alam.

Masa kecil Soe Hok Gie dibesarkan di sebuah keluarga keturunan Tionghoa yang tidak begitu kaya di Jakarta. Sejak remaja, Soe Hok Gie sudah kritis dan membaca buku pemikir dunia.

Saat remaja dan kuliah Soe Hok Gie di saat Soekarno menjadi presiden. Kala itu ada 'gesekan' antara militer dengan PKI. Soe dan teman-temannya bersikeras bahwa mereka tidak memihak golongan manapun dan dia menghormati Sukarno sebagai founding father negara Indonesia.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved