Divonis 20 Tahun Penjara, Novi yang Otaki Pembunuhan Suaminya Menangis, Nasib Selingkuhan Begini

Menurut Taufik, permintaan Jamaliah ini kemungkinan karena terdakwa tidak memahami proses hukum.

Divonis 20 Tahun Penjara, Novi yang Otaki Pembunuhan Suaminya Menangis, Nasib Selingkuhan Begini
Serambi Indonesia/Jafaruddin
PETUGAS membawa masuk Jamaliah terdakwa kasus pembunuhan suaminya ke ruang sidang PN Lhoksukon, Aceh Utara, Rabu (7/8/2019). SERAMBI/JAFARUDDIN 

Divonis 20 Tahun Penjara, Novi yang Otaki Pembunuhan Suaminya Menangis, Nasib Selingkuhan Begini

Jamaliah mengaku sering dimarahi oleh korban, sehingga membuat terdakwa Jamaliah menjadi kesal.

Kemudian persoalan tersebut disampaikan Jamaliah kepada Adi.

Apalagi Jamaliah dan Adi sudah saling cinta dan saling sayang.

Keduanya pun berjanji akan menikah setelah korban dibunuh.

TRIBUNJAMBI.COM, LHOKSUKON - Jamaliah alias Novi (30) terdiam kaku saat majelis hakim meminta dirinya berkonsultasi dengan penasihat hukum, Taufik M Noer SH.

Jamaliah harus menentukan sikap, apakah menerima vonis 20 tahun penjara ataukah banding.

"Silakan bangun saudara terdakwa," kata T Latiful SH, Ketua Majelis Hakim PN Lhoksukon.

Tapi Jamaliah bergeming.

Ia baru bangun setelah tiga kali hakim mengulangi permintaan. Air matanya berurai membasahi pipi.
Dengan pelan ia mendekati pengacaranya untuk berkonsultasi.

Halaman
1234
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved