Tasyakuran Kota Jambi Sebagai Kota Layak Anak, Maulana Sosialisakan Pentingnya ASI

Wakil Wali Kota Jambi Maulana membuka talkshow dalam rangka pekan menyusui sedunia sekaligus tasyakuran Kota Jambi sebagai Kota Layak Anak 2019.

Tasyakuran Kota Jambi Sebagai Kota Layak Anak, Maulana Sosialisakan Pentingnya ASI
Tribunjambi/Rohmayana
Maulana, Wakil Walikota Jambi. 

Tasyakuran Kota Jambi Sebagai Kota Layak Anak, Maulana Sosialisakan Pentingnya ASI

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Wakil Wali Kota Jambi Maulana membuka talkshow dalam rangka pekan menyusui sedunia sekaligus tasyakuran Kota Jambi sebagai Kota Layak Anak (KLA) tingkat Madya 2019. Acara dilaksanakan Pemkot Jambi dengan menggandeng Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) cabang Jambi, di Griya Mayang Mangurai rumah dinas Walikota Jambi, Rabu (7/8/2019) pagi.

Maulana sangat mengapresiasi IDAI yang melaksanakan kegiatan ini. Menurutnya, Pemkot Jambi sangat peduli dengan peningkatan kualitas kesehatan warga Kota Jambi. Bukti nyata tersebut, kata Maulana, ditunjukkan dengan banyaknya kebijakan pro kesehatan masyarakat.

"Ada beberapa kebijakan yang penting. Pemerintah kota melakukan saat ini yang mungkin bagi masyarakat umum karena sebuah perubahan, itu pasti ada tantangannya. Misalnya kebijakan tentang pengurangan sampah kantong plastik,” kata Maulana.

Kebijakan ini tambah Maulana, karena efek buruk yang ditimbulkan plastik bagi kesehatan. Dirinya pun merunut imbas dampak dari plastik.

Baca: Dorong Ekonomi dan Wisata Lokal, 150 Pemuda Sarolangun akan Dilatih Wirausaha

Baca: Bungkus Makanan Jatuh dari Jok Motor, Dua Warga Nipah Panjang Dibekuk Polisi, Akui dari Lapas

Baca: Inspektorat Muarojambi Akui Banyak ASN Tak Disiplin. Semua OPD Kirim Surat Tembusan Teguran

Baca: 57 Warga Batanghari Terserang ISPA Akibat Karhutla, Dinas Kesehatan Siapkan 5000 Masker

"Kalau dibuang di aliran air maka akan mendapat jadilah banjir di mana-mana. Kalau plastik lepas ke sungai dan laut, menjadi mikro plastik yang akan dimakan ikan. Dan ikan ditangkap para nelayan, kemudian akan dikonsumsi masyarakat. Penelitian Harvard University, ikan yang sudah makan mikro plastik jika dimakan oleh seorang mengakibatkan kanker. Jika dimakan oleh ibu hamil maka bayinya akan terjadi stunting alias pendek," jelas Maulana.

Selain kebijakan terkait plastik, Pemkot Jambi juga kata Maulana, telah membatasi efek asap rokok, dengan menetapkan kawasan bebas asap rokok. Asap rokok jelas Maulana, juga berperan sangat tinggi dalam mempengaruhi kesehatan ibu hamil dan menyusui. Karena asap rokok jika terpapar ibu-ibu hamil akan berdampak kepada anak dalam kandungannya.

"Kebijakan ini dilakukan untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas, demi peningkatan kesehatan keluarga Kota Jambi. Semua kebijakan ini tentu ada pro kontra. Pada prinsipnya kita bagaimana mendukung program-program pro masyarakat untuk generasi yang akan datang lebih berkualitas," katanya.

Keseriusan terkait ASI ini ditunjukkan langsung Maulana usai dirinya dilantik. Saat itu kata Maulana, dirinya mengumpulkan semua OPD untuk melihat contoh pojok menyusui di Dinas PTSP Kota Jambi.

"Seluruh kantor dinas terutama layanan publik, saya wajibkan di kantornya punya pondok menyusui. Saya bersama Pak Wali Kota sangat serius terkait ASI kepada anak-anak demi meningkatkan sumber kualitas SDM," katanya.

Menurutnya Pemerintah sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk menyukseskan pemberian ASI. Karena peningkatan kualitas sumber daya manusia dan ini sesuai dengan misi kelimanya bersama bapak Walikota.

Sementara Mustarim ketua panitia mengatakan, kegiatan ini tidak lepas dari dukungan Wakil Walikota beserta ibu wakil Walikota.

"Di sini Kami hanya mengingatkan bersama, secara global tentang ASI sedunia dengan tema nasional yakni dukungan ayah dan ibu kunci keberhasilan menyusui. Jadi semuanya harus mendukung, terutama dari ayah dan ibu dengan slogan ayo dukung ibu menyusui,” ujarnya.

Baca: Burung Murai Batu Rp 7,5 Juta Dicuri, Wagino Kaget Pencuri Orang yang Dikenal

Baca: Niat Curi HP, Fajrin Sampai Sandra Pemilik Rumah dan Mengelas Pagar, Nasibnya Kini

Baca: 6000 Anggota Pramuka di Kota Jambi Ikut Gerak Jalan, Meriahkan HUT Pramuka ke 58

Baca: Kecelakaan Maut Bus Transport Expres, Begini Kesaksian Korban Selamat

Mustarim juga menyampaikan rasa bangganya dengan kebijakan Pemkot Jambi dalam upaya peningkatan kualitas SDM.

"Diadakannya acara ini supaya keberhasilan menyusui ini didukung oleh semua pihak. Kita sangat bangga sekali, sangat senang karena ternyata kebijakan-kebijakan Pemerintah Kota Jambi sangat pro pada kesehatan, terutama untuk kesehatan anak dalam hal ini spesifik menyusui, dengan adanya kawasan bebas rokok dan sebagainya," pungkasnya.

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved