Sebut 'Istana' dan 'Plonga-Plongo', Rocky Gerung Sindir PLN Gegara Mati Lampu di Jakarta

Listrik PLN yang padam di Jakarta, Jawa Barat dan Banten membuat sejumlah tokoh nasional berkomentar di media sosial terutama twitter.

Sebut 'Istana' dan 'Plonga-Plongo', Rocky Gerung Sindir PLN Gegara Mati Lampu di Jakarta
Instagram @rockygerungofficial_
Rocky Gerung 

Ide tentang bernegara tak diucapkannya dan ia hanya mengucapkan prestasi yang diraihnya selama 5 tahun memimpin," aku Rocky Gerung.

Bahkan, Rocky Gerung menyatakan Jokowi kurang paham soal kemenangan yang harus difungsikan bentuk baru dari social tags. 

"Nah itu yang menyebabkan kita jengkel, kamera menyorot nasi goreng dan Gondangdia tetapi apa maknanya?" beber Rocky Gerung.

Rocky Gerung menilai, pertemuan antar tokoh politik beberapa waktu belakangan lebih membahas mengenai reshuffle kabinet namun diseludupkan seolah-olah masalah bangsa di 2024.

"Padahal 2024 itu masih jauh dan perdebatan ini selesai ketika minggu depan ada krisis ekonomi," ungkap Rocky Gerung.

Lebih lanjut Rocky Gerung menuturkan, kelompok 212 itu bak nutrisi dan menjadi bagian dari bangsa Indonesia.

"Ini kekacauan kita seolah-olah Pancasila hanya dimonopoli dengan satu tipe politik yaitu Teuku Umar. Kenapa Ketua BPIP harus Megawati Soekarnoputri? Karena dia anaknya Soekarno, justru karena beliau anak Soekarno ya sudah selesai. Kalau mau majemuk, kenapa bukan Mardani Ali?

Jadi mengangkat Ketua BPIP itu mengartikan Presiden tak mengerti kemajemukan," imbuh Rocky Gerung.

Rocky Gerung mengemukakan, Presiden saat ini bukanlah otonom sehingga tak mungkin eksekusi kebijakannya sendiri.

Pengamat politik itu juga menjelaskan makna di balik pertemuan di Gondangdia dan Teuku Umar yang berarti material dan tak bisa disembunyikan.

"Kita diharuskan menganalisa sesuatu yang sebenarnya telah terang benderang bahwa hal tersebut mengartikan ambisi kursi dengan segala macam pengandaian. Kenapa? karena Oktober masih lama, kongres Golkar dan Gerindra masih lama.

Jadi untuk mendahului agenda formal maka diadakan pertemuan semacam tersebut," aku Rocky Gerung.

Simak video lengkapnya:

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com

Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved