Bentrokan di Empatlawang

Kronologi Bentrok Polisi vs Warga Empatlawang, Penyerangan Pakai Senpi dan Senjata Tajam

Sekira pukul 21.00, ternyata 50-70 orang warga kembali mendatangi RSUD Empatlawang lalu melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam dan senpi kece

Kronologi Bentrok Polisi vs Warga Empatlawang, Penyerangan Pakai Senpi dan Senjata Tajam
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Keributan sempat terjadi antara sejumlah warga dengan petugas kepolisian Empatlawang, pada Rabu (31/7/2019) 

Sekira pukul 21.00, ternyata 50-70 orang warga kembali mendatangi RSUD Empatlawang lalu melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam dan senpi kecepek.

TRIBUNJAMBI.COM - Puluhan orang melakukan penyerangan, empat orang polisi ditusuk hingga kondisinya kritis.

Peristiwa itu terjadi di Kabupaten Empatlawang, Sumatera Selatan.

Tak terima ada warganya diamankan polisi, 50-70 orang warga Desa Tanjung Raman Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, melakukan penyerangan.

Penyerangan itu terjadi setelah Polsek Ulu Musi menembak dan menangkap pelaku pengancaman yang dilakukan warga Desa Tanjung Raman.

Baca Juga

 Empat Polisi Kritis Akibat Ditusuk, Massa Membabibuta Serang Sekitar RSUD Empatlawang

 Nasib Pak Tarno Sekarang Ini Tak Terduga, Dulu Sering Ditelepon Pramugari hingga Tak Bisa Tidur

 Lihat Gaya Rambut Terbaru Agnez Mo, Tiru Model Tradisional Papua Kepang Tebal Ujungnya Unik

 Postingan Tajam Agnez Mo Muncul, Sindiran Keras untuk Artis-artis yang Suka Gaya-gayaan Ini?

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, mengatakan awalnya anggota Polsek Ulu Musi melakukan penyelidikan terhadap pelaku pengancaman.

Saat melakukan penyelidikan dengan mendatangi pelaku, polisi tidak ditemukan pelaku.

"Saat di jalan, anggota bersama korban pengancaman berpapasan dengan salah seorang pelaku yang memang dikenali korban pengancaman. Melihat itu salah satu pelaku, anggota mencoba untuk mengamankan," ujar Supriadi (1/8/2019).

Ternyata, para pelaku ini tidak sendiri melainkan delapan orang.

Halaman
123
Editor: duanto
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved