Kades Kasang Lopak Alai Ditangkap, Kajari Muarojambi Ingatkan Kades untuk Tak Selewengkan Dana Desa

Kejari Muarojambi, Sunanto mengingatkan kepada seluruh kepala desa yang ada di Kabupaten Muarojambi untuk tidak melakukan penyelewengan Dana Desa.

Kades Kasang Lopak Alai Ditangkap, Kajari Muarojambi Ingatkan Kades untuk Tak Selewengkan Dana Desa
Tribunjambi/Samsul Bahri
Kejari Muarojambi Tahan Kades Kasang Lopak Alai, terkait Mark Up dan Kegiatan Fiktif dana desa 

Kades Kasang Lopak Alai Ditangkap, Kajari Muarojambi Ingatkan Kades untuk Tak Selewengkan Dana Desa

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI- Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Muarojambi, Sunanto mengingatkan kepada seluruh kepala desa yang ada di Kabupaten Muarojambi untuk tidak melakukan penyelewengan Dana Desa

Hal ini disampaikan oleh Sunanto terkait dengan ditahannya Kepala Desa Kasang Lopak Lau beberapa waktu lalu. Ia meminta kepala desa agar menjalani tugas dan kewenangannya sesuai dengan tupoksi jabatan yang di pegangnya.

"Semoga ini menjadi daya tangkal untuk kepala desa yang ada di Kabupaten Muarojambi untuk tidak melakukan tindakan korupsi atau pelanggaran-pelaggaran lainnya," ujar Sunanto

Sebelumnya diberitakan bahwa Kepala Desa Kasang Lopak Alai, Marzuki di tahan oleh Kejari Muarojambi. Ini lantaran Marzuki melakukan dugaan tindak pidana korupsi dengan merugikan keuangan negara lebih dari setengah miliar rupiah. Tindakan yang dilakukannya diantaranya proyek fikti, mark up dan pelanggaran kegiatan lainnya.

Baca: VIDEO: Detik-detik Kejari Muarojambi Tahan Kades Kasang Lopak Alai

Baca: Cabai Merah dan Rawit Jadi Penyumbang Inflasi Kota Jambi dan Bungo

Baca: Pemkab Tanjab Barat Buat Terobosan untuk Pelayanan Masyarakat, Acara di Alun-alun Kota Kuala Tungkal

Baca: Pemprov Jambi Buka Penerimaan Beasiswa, Ada untuk Marbot Masjid dan Hafiz Quran, Catat Tanggalnya

Baca: Rumah Makan di Jambi Perlu Lebel Halal, Fasha Berencana Jalin Kerjasama dengan MUI

Sementara itu, Inspektorat Kabupaten Muarojambi juga telah melakukan audit terhadap sejumlah desa yang ada di Kabupaten Muarojambi. Budi Hartono menyebukan bahwa pihaknya telah melakukan audit dan di temukan beberapa pelanggaran yang dilakukan pihak desa. 

Temuan yang di dapati oleh Inspektorat selama pemeriksaan tersebut, di sampaikan oleh Budi seperti persoalan pajak yang belum di bayarkan.

"Ada beberapa pajak yang belum dipotong dan disetor. Kemudian ada juga temuan kelebihan pembayaran lebih dari standar, kurang volume kerjaan. Ini kasih waktu 60 hari untuk di tindaklanjuti," sebutnya belum lama ini.

Penulis: samsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved