Detik-detik Polisi Lumpuhkan Buaya yang Terkam Petani di Aceh, Tubuh Korban Masih Digigit Satwa Itu

Peristiwa polisi lumpuhkan buaya yang terkam petani di Aceh, tepatnya di Sungai Peunaron, Aceh Timur

Detik-detik Polisi Lumpuhkan Buaya yang Terkam Petani di Aceh, Tubuh Korban Masih Digigit Satwa Itu
pixabay.com
Ilustrasi. Buaya tua 

TRIBUNJAMBI.COM - Akhirnya polisi lumpuhkan buaya yang terkam petani di  Aceh Rabu (31/7/2019) malam.

Peristiwa polisi lumpuhkan buaya yang terkam petani di  Aceh, tepatnya di Sungai Peunaron, Aceh Timur, .

Pasalnya polisi harus bertindak tegas karena buaya masih mengigit tubuh korban.

Baca: Begini Reaksi Mengejutkan Lucinta Luna Dipanggil Muhammad Fatah, Dugaan Transgender Menguat!

Baca: Rilis 8 Agustus, Spesifikasi Oppo K3, Dijual Rp 3,5 Juta dengan Tiga Varian Warna

Baca: Kemaluan Pria Ini Tersangkut di Gear Persneling, Petugas Damkar Bingung Terpaksa Lakukan Ini

Dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Dramatis, Lepaskan Buaya yang Gigit Petani, Polisi Keluarkan Tembakan', tim gabungan SAR dan Polsek Serba Jadi, Kabupaten Aceh Timur terpaksa menembak buaya yang masih mengigit tubuh petani bernama Aman Rukisah (55)

Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Sapto Aji, dihubungi per telepon membenarkan polisi terpaksa menembak buaya tersebut.

 

“Setelah koordinasi maka terpaksa ditembak. Karena sangat lama upaya penyelamatan dilakukan,” kata Sapto Aji.

Baca: Saipul Jamil Segera Bebas Dari Penjara Siap Balas Dendam, Inul Daratista Tulis Sindiran Menohok

Baca: 5 Cara Mudah Membersihkan Keyboard Komputer, dan Layar Monitor, Bersih dan Kinclong

Baca: Ucapan Ivan Gunawan untuk Syahrini di Instagram Bikin Warganet Kaget, Ivan: Sehat Baby dan Ibunya

Setelah ditembak buaya melarikan diri dan korban langsung dilarikan ke Puskesmas Peunaron untuk upaya penyelamatan.

“Awalnya kita mau pasang jaring untuk menangkap buaya itu hari ini. Namun, karena semalam sudah ditembak tidak jadi dipasang lagi,” sebut Sapto.

Sementara itu, Kapolsek Serba Jadi, Aceh Timur, AKP Ahmad Yani, menyebutkan hasil otopsi menyebutkan korban meninggal dunia karena perut sebelah kiri mengalami luka robek dan kaki sebelah kiri putus.

“Jenazahnya sudah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan,” ujarnya.

Halaman
1234
Editor: heri prihartono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved