kebakaran

Damkar Bungo Catat 20 Kebakaran Selama Juli 2019, Diantaranya 15 Lahan yang Terbakar

Damkar Bungo Catat 20 Kebakaran Selama Juli 2019, Diantaranya 15 Lahan yang Terbakar

Damkar Bungo Catat 20 Kebakaran Selama Juli 2019, Diantaranya 15 Lahan yang Terbakar

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Menghadapi musim kemarau, beberapa titik di Kabupaten Bungo tercatat rawan terjadi kebakaran.

Berdasarkan data yang diperoleh dari BMKG Jambi, hingga 1 Agustus 2019 pukul 05.00 WIB, ada 53 titik api yang tersebar di seluruh Provinsi Jambi. Satu di antaranya di Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo.

Kasat Pol-PP Damkar Bungo, Yos Army melalui Kasi Penyelamatan dan Pemadaman Damkar Bungo, Ariyanto kepada Tribunjambi.com mengatakan, titik-titik tersebut sebagian besar merupakan kawasan lahan. Selain Pelepat Ilir, Damkar Bungo juga memantau beberapa titik yang rawan kebakaran.

“Ada beberapa titik yang kita catat rawan kebakaran. Seperti di Kecamatan Rimbo Tengah, Bathin III Ulu, dan Tanah Sepenggal,” katanya, (1/8/2019).

Baca: Damkar Sebut Penggunaan Hydrant Belum Bisa Dipastikan, Banyak yang Harus Diperbaiki

Baca: Wabup Muarojambi Bahas Soal Penanganan Langsung 39 Titik Api yang Berada Satu Hamparan di Desa Sipin

Baca: Bagi Anda Pecinta Alam, Ini Mapala yang ada di Perguruan Tinggi di Jambi

Di Kecamatan Bathin III Ulu, ada beberapa titik rawan api di Kelurahan Sungai Binjai. Untuk Kecamatan Tanah Sepenggal, kata dia, juga ada beberapa titik rawan kebakaran lahan.

Sedangkan di Kecamatan Rimbo Tengah, kata Ariyanto, daerah yang menjadi perhatiannya adalah Dusun Sungai Mengkuang dan Cadika. Dikatakannya, di daerah tersebut rawan terjadi kebakaran karena ada beberapa titik lahan.

Ariyanto mengatakan, penyebab kebakaran tersebut didominasi kelalaian. Meski begitu, ujarnya, tidak menutup kemungkinan ada juga lahan yang dibakar secara sengaja.

Baca: Rilis 8 Agustus, Spesifikasi Oppo K3, Dijual Rp 3,5 Juta dengan Tiga Varian Warna

Baca: 74 Hektare Lahan Terbakar di Muarojambi, Pemkab dan BPBD Gelar Rapat, Tim Masih Dilokasi Kebakaran

Baca: VIRAL AKSI Pramugari Sembunyi di Kabin Pesawat, Penumpang Sampai Terkejut Ternyata Ini Tujuannya!

“Kebanyakan penyebab kebakaran itu ya, karena lahan. Seperti yang terjadi di kawasan Perumnas, Cadika. Itu berawal dari bakar sampah. Karena kelalaian, pas pula ada angin, jadi api itu sampai ke lahan yang tak jauh dari sana,” terangnya.

Lebih lanjut, dengan adanya pengaruh musim kemarau, kemungkinan terjadinya kebakaran lebih besar. Kata Ariyanto, hal itu dikarenakan pengaruh tanaman yang mulai kering dan angin.

Data yang tercatat di Damkar Bungo, sepanjang bulan Juli 2019, tercatat 20 kali kebakaran yang didominasi kebakaran lahan.

“Kebakaran lahan ada 15 kali, sedangkan sisanya kebakaran bangunan ada 5 kali,” ujarnya.

Untuk itu, Damkar Bungo mengimbau agar masyarakat Kabupaten Bungo tetap waspada dan tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Selain itu, dia juga mengimbau agar masyarakat berkoordinasi dengan instansi terkait, jika terjadi kebakaran.

Damkar Bungo Catat 20 Kebakaran Selama Juli 2019, Diantaranya 15 Lahan yang Terbakar (Mareza Sutan A J/Tribun Jambi)

Penulis: Mareza
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved