Jelang Idul Adha, Warga Sumatera Selatan Mengadu Nasib Jualan Hewan Kurban ke Jambi

Jelang Hari Raya Idul Adha pada 12 Agustus 2019, sejumlah pedagang kambing kurban mulai membuka lapak di Jambi, bahkan ada warga Sumatera Selatan.

Jelang Idul Adha, Warga Sumatera Selatan Mengadu Nasib Jualan Hewan Kurban ke Jambi
Tribunjambi/Deddy Nurdin
Mang Aan Pedagang Kambing Kurban di Pattimura, Kota Jambi. 

Jelang Idul Adha, Warga Sumatera Selatan Mengadu Nasib Jualan Hewan Kurban ke Jambi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Jelang Hari Raya Idul Adha pada 12 Agustus 2019, sejumlah pedagang kambing kurban mulai membuka lapak di Jambi, bahkan ada warga Sumatera Selatan.

Seperti terlihat pada Rabu (31/7/2019), lapak dadakan milik Mang Aan di jalan Komplek Perumahan Guru Pattimura mungkin bisa jadi solusi untuk warga Kota Jambi yang tengah mencari hewan kurban.

Namun di lapak mang Aan, hanya menyediakan kambing. Tentunya kambing yang dijual di sana adalah kambing yang sehat sesuai dengan kriteria kurban.

Baca: Wabup Amir Sakib Ingatkan Kades Soal Dana Desa: Jangan Sampai Terjerat Hukum

Baca: Erupsi Gunung Kerinci Sudah Biasa dan Sering Terjadi, Masih Berstatus Level II (Waspada)

Untuk kambing yang dijual mang Aan harganya berfariasi dan cukup murah. Yakni mulai dari Rp 2-3,7 juta rupiah.

"Tergantung ukurannya, kalau yang kecil harganya sekitar Rp 2 jutaan. Kalau yang besar seperti yang hitam itu 3.7 juta," kata mang Aan menunjuk salah satu kambing besar di lapaknya.

Mang Aan mengaku sudah berjualan kambing kurban di jalan perumahan komplek guru, Pattimura sejak tiga tahun terakhir.

Kambing yang ia jual juga bukan semua dari hasil ternaknya. Sebagian besar ia peroleh dari Lampung. Mang Aan mengatakan setiap tahunnya khususnya memasuki Hari Raya Idul Adha semua kambingnya bisa laku terjual.

Baca: Pantau Realisasi Program, Amir Sakib Minta Kepala OPD Serahkan LPPK Setiap Bulan

Baca: VIDEO: Bupati Muarojambi Berang Saat Rapat Paripurna DPRD Muarojambi

"Ini bawa 40 biasanya sampai menjelang lebaran ada yang minta lagi, tapi kalau banyak bisa pesan lagi. Kalau nanggung sulit juga karena jauh perjalanan dari Lampung ke sini," ujarnya.

Mang Aan datang dari Sumatra Selatan ke Jambi setiap tahunnya bersama keluarganya hanya untuk berjualan kambing.

"Setiap tahun jualan di sini, pokoknya sampai satu hari pasca lebaran kami buka. Lumayan lah untuk menghidupi keluarga," pugkasnya.

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved