BMKG Jambi Prediksi Hotspot Terus Meningkat Selama Musim Kemarau

Selama musim kemarau, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulthan Thaha Jambi mendeteksi jumlah titik hotspot yang terus meningkat.

BMKG Jambi Prediksi Hotspot Terus Meningkat Selama Musim Kemarau
Tribunjambi/Deddy Nurdin
Kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulthan Thaha Jambi. 

BMKG Jambi Prediksi Hotspot Terus Meningkat Selama Musim Kemarau

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Selama musim kemarau, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulthan Thaha Jambi mendeteksi jumlah titik hotspot yang terus meningkat.

Kasi data dan informasi BMKG Sulthan Thaha Jambi, Kurnia Ningsih mengatakan di bulan Juli saja terdeteksi sebanyak 116 titik panas.

Terhitung sejak tanggal satu hingga 30 Juli 2019. Sebaran titik hotspot paling banyak berada di kabupaten Muarojambi.

Hal ini berdasarkan pantauan BMKG Sulthan Thaha Jambi melalui citra satelit Aqua dan Noaa.

"Tahun 2019 sampai dengan 30 juli 2019 terdapat 116 titik panas. Paling banyak kemarin tanggal 29 juli sebanyak 30 titik panas," kata Kurnia Ningsih, dikonfirmasi pada Rabu (31/7/2019).

Baca: Puluhan Hotspot Terdeteksi Satelit di Sarolangun, BPBD Sebut Akibat Warga Bakar Lahan

Baca: Api di Desa Sipin Teluk Duren Belum Padam, BPBD Temui Bupati Muarojambi Bahas Karhutla

Baca: 8 Hektare Lahan di Sarolangun Terbakar, Lahan Milik Warga Mendominasi

Baca: Bocah Dua Tahun di Sarolangun Tersiram Air Panas, Tubuhnya Melepuh, Seperti Ini Kondisinya Kini

Baca: Salahi Izin, Gudang Manisan di Kota Jambi Disegel Tim Terpadu

"Kemudian kabupaten terbanyak titik panas Muaro Jambi. Sementara ini memang masih di kawasan Kumpeh," sambungnya.

Bedasarkan prakiraan BMKG Sulthan Thaha Jambi, pada Agustus minggu pertama seluruh Provinsi Jambi lebih cerah dengan curah hujan yang sangat rendah atau lebih kering.

"Agustus minggu pertama hampir seluruh wilayah Provinsi Jambi curah hujan menurun jadi kering seperti ini. Kalaupun ada potensi hujan wilayah Kerinci dan Bungo intensitasnya ringan dan sedang," katanya.

"Potensi pertumbuhan hotspot masih besar," pungkasnya.

Satgas Karhutla berupaya memadamkan api di Kabupaten Muarojambi.
Satgas Karhutla berupaya memadamkan api di Kabupaten Muarojambi. (IST)
Penulis: Dedy Nurdin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved