Sumur Bor Keluarkan Api, Warga Kota Jambi Sempat Dengar Suara Gemuruh

Warga di Rt 11 Perumahan Idaman, Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi dikejutkan dengan semburan gas dari sumur bor.

Sumur Bor Keluarkan Api, Warga Kota Jambi Sempat Dengar Suara Gemuruh
TRIBUNJAMBI/ABDULLAH USMAN
Sumur bor warga 

Sumur Bor Keluarkan Api, Warga Kota Jambi Sempat Dengar Suara Gemuruh 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Warga di Rt 11 Perumahan Idaman, Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi dikejutkan dengan semburan gas dari sumur bor milik salah sorang warga pada Senin (28/7/2019) kemarin.

Menurut informasi yang dihimpun Tribunjambi.com, kejadian pada Senin siang saat salah seorang warga membuat sumur bor sedalam 40 meter.

Namun dari lubang sumur ber tersebut muncul suara gemuruh dan mengeluarkan gas serta api.

Kejadian ini pun membuat warga khawatir, "Kami mendapat info kemarin malam sekitar jam 23.00 WIB, dan tidak ada korban," kata Andrew Asset 1 Government & PR Assistant Manager PT Pertamina EP Jambi.

"Warga mendengar suara gemuruh saat keluar gas," sambungnya.

Baca: VIDEO: Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Jadi yang Terburuk di Dunia Lewati India dan Rusia

Baca: Data WHO 400 Ribu Kematian per Tahun, Begini Cara Efektif Cegah Gigitan Nyamuk pada Anak-anak

Baca: Kemenag Ingatkan CJH Sarolangun Tak Lagi Bawa Tempoyak

Baca: Kejati Jambi Kembalikan Berkas Mantan Ajudan Bupati Kepri, Sebut Bukti Belum Cukup

Baca: Antisipasi Kekeringan di Puncak Kemarau, Dinas TPHP Bungo Tunda Penanaman Padi dan Jagung

Ia juga mengatakan bahwa munculnya gas di Kenali Asam Bawah bukan akibat kegiatan operasi PEP. Meskipun daerah tersebut adalah wilayah kerja migas, namun memang dikarenakan dampak berkembangnya wilayah Kota Jambi.

Namun kata Andrew pihak Pertamina EP tetap memberikan bantuan dan upaya penanganan di lokasi tersebut.

Untuk mengantisipasi bahaya akibat gas tersebut pihak pertamina EP sementara waktu memasang pipa besi untuk mengalirkan gas dari wilayah pemukiman warga.

"Pihak Pertamina EP memberikan bantuan secara teknis untuk menanggulangi munculnya gas tersebut, dengan melakukan penutupan lubang setelah api padam," pungkasnya.

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved