Berita Bungo

Jelang Idul Adha, Bupati Mashuri Imbau Masyarakat Pastikan Kondisi Hewan Kurban

Menjelang Hari Raya Idul Adha, Bupati Bungo, Mashuri mengimbau masyarakat Bungo untuk memastikan kondisi hewan yang akan dikurbankan.

Jelang Idul Adha, Bupati Mashuri Imbau Masyarakat Pastikan Kondisi Hewan Kurban
Tribunjambi/Mareza
Bupati Mashuri mengecek rumah potong hewan (RPH) Kabupaten Bungo, Senin (29/7/2019). 

Jelang Idul Adha, Bupati Mashuri Imbau Masyarakat Pastikan Kondisi Hewan Kurban

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Menjelang Hari Raya Idul Adha, Bupati Bungo, Mashuri mengimbau masyarakat Bungo untuk memastikan kondisi hewan yang akan dikurbankan. Menurutnya, kondisi hewan kurban harus sesuai dengan ketentuan syariat.

"Hewan kurban itu harus dicek kondisinya bagaimana. Bagaimana kesehatannya, bagaimana fisiknya, itu harus dilihat. Supaya kurban kita itu sesuai dengan syariat," kata Bupati, saat mengecek rumah potong hewan (RPH) Kabupaten Bungo, Senin (29/7/2019).

Mashuri mengatakan, masyarakat dapat meminta Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Bungo dalam melakukan pengecekan tersebut. Selain pengecekan, kata dia, masyarakat juga dapat membeli hewan kurban di RPH tersebut. Hal itu mengingat kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Bungo berkisar antara 700-900 ekor.

Baca: Antisipasi Kekeringan di Puncak Kemarau, Dinas TPHP Bungo Tunda Penanaman Padi dan Jagung

Baca: Senam Sehat Tunas Honda Bungo, Ada Diskon Servis Cuma Rp 30 Ribu

Baca: Siapakah Artis SS? Nunung Siap Bongkar Nama Seleb Jaringan Narkoba, Pensiunan Jenderal Sebut 4 Nama

Baca: Ridwan Kamil Akan Minta Kejelasan Soal Situasi Hukum Sekda Jawa Barat Iwa Karniwa

Baca: Bakal Gantikan Ganjar Pranowo, Gibran Disebut Bakal Jadi Calon Kuat Gubernur Jawa Tengah

Sebelumnya, Kepala Disnakan Kabupaten Bungo, Syaiful Azhar saat dikonfirmasi mengatakan, kebutuhan sapi untuk kurban ada 878 ekor. Sedangkan stok dari pemerintah ada 82 ekor, stok petani 152 ekor, stok pedagang 276 ekor. Jadi, jumlah stok yang dimiliki ada 510 ekor.

Dari jumlah tersebut, Disnakan masih kekurangan sekitar 368 ekor. "Untuk harga sapi ini, diperkirakan dari Rp 14-20 juta," ujarnya.

Sedangkan untuk kerbau, Disnakan memperkirakan kebutuhan 173 ekor. Adapun ketersediaan di petani 148 ekor, stok pedagang 31 ekor, dan tidak ada stok pemerintah. "Untuk kerbau, masih berlebih enam ekor. Harganya kisaran 14-20 juta," lanjut Syaiful.

Untuk kambing, diperkirakan 603 ekor dibutuhkan dalam hari raya kurban nanti. Saat ini, stok yang ada pada petani 497 ekor, stok pedagang ada 128 ekor, dan tidak ada stok dari pemerintah.

"Totalnya 625 ekor, masih berlebih 22 ekor. Kalau kambing, itu harganya kisaran Rp 2,5-4 juta," jelasnya.

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved