Berita Merangin

DAK Tak Terserap Maksimal, DPRD Merangin Pertimbangkan Usulan Pinjaman ke PT SMI

Hingga kini, DPRD Merangin belum menyetujui terkait pinjaman pemerintah Kabupaten Merangin kepada PT SMI sebesar Rp 200 miliar.

DAK Tak Terserap Maksimal, DPRD Merangin Pertimbangkan Usulan Pinjaman ke PT SMI

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO -- Hingga kini, DPRD Merangin belum menyetujui terkait pinjaman pemerintah Kabupaten Merangin kepada PT SMI sebesar Rp 200 miliar.

Ketua DPRD Kabupaten Merangin Zaidan Ismail ketika dikonfirmasi menyebut, pihaknya masih melakukan pengkajian mendalam terkait pinjaman pemerintah daerah tersebut.

Katanya, dewan harus benar-benar memikirkan secara matang terkait pinjaman itu, apalagi pinjaman tersebut dibayar oleh uang rakyat.

"Bunganya selama empat tahun itu hampir Rp 25 miliar," kata Zaidan.

Selain memikirkan bunga yang besar, Zaidan juga kurang yakin dengan pengelolaan keuangannya nanti. Hal itu mengaca dengan kejadian baru-baru ini, dimana hampir Rp 30 miliar Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat.

Baca: Bahas Ranperda, DPRD Kota Sungai Penuh Studi Bading ke Yogyakarta

Baca: Bupati Masnah Lepas Keberangkatan 184 CJH Muarojambi, Ini Pesan Penting yang Disampaikan

Baca: Bedeng di Legok Kota Jambi Terbakar, Warga Mengira Orang Bakar Sampah

Baca: BKPSDM Kerinci Batalkan Rencana Rasionalisasi Honorer, Ini Alasannya

"Ngelola uang yang tanpa bunga saja tidak bisa, apalagi yang ada bunganya," kata Zaidan.

"Nah ini menjadi pertimbangan khusus bagi dewan untuk menyetujui rencana peminjaman itu," sambungnya.

DAK yang dijatah oleh pemerintah pusat untuk pemerintah Kabupaten Merangin tahun 2019 ini ada yang tidak terserap. Jumlahnya lebih kurang Rp 30 miliar.

Jumlah itu tersebar dari beberapa instansi, namun yang paling besar ada di Instansi Rumah Sakit Umum Kolonel Abun Jani Bangko yaitu Rp 21 miliar, Dinas Lingkungan Hidup, PU, Perikanan, Arsip dan beberapa instansi pemerintah lainnya.

Bupati Merangin Al Haris menyebut, tidak terserapnya DAK ini dikarenakan bawahnya gagal dalam mengelola keuangan.

"Itu bagi saya sesuatu yang saya anggap gagal pejabatnya dalam mengelola keuangan," katanya.

Al Haris menegaskan akan mengambil tindakan terhadap bawahannya yang gagal tersebut.

"Yang jelas saya berikan tindakan kepada mereka, saya lihat dulu dimana salahnya. Pasti saya akan ambil tindakan, orangnya sudah saya kantongi," tegasnya. (*)

Penulis: muzakkir
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved