Bahas Ranperda, DPRD Kota Sungai Penuh Studi Bading ke Yogyakarta

Untuk menyempurnakan tiga Ranperda tersebut Tiga Pansus DPRD Sungai Penuh, menggelar studi banding ke Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (30/7).

Bahas Ranperda, DPRD Kota Sungai Penuh Studi Bading ke Yogyakarta
ist
DPRD Sungai Penuh, menggelar studi banding ke Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (30/7). 

Bahas Ranperda, DPRD Kota Sungai Penuh Studi Bading ke Yogyakarta

TRIBUNJAMBI.COM,KERINCI - DPRD Kota Sungai Penuh sedang membahas tiga Ranperda yang diajukan Pemkot Sungai Penuh. Untuk menyempurnakan tiga Ranperda tersebut Tiga Pansus DPRD Sungai Penuh, menggelar studi banding ke Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (30/7).

Ketiga pansus tersebut terbagi atas Pansus satu studi banding tentang Ranperda penyelenggaraan administrasi kependudukan yang dilaksanakan DPRD Sungai Penuh di Kabupaten Bantul.

Pansus dua studi banding tentang ranperda pembentukan PDAM yang dilaksanakan di PDAM Tirta Marta Yogyakarta dan Pemkot Yogyakarta, serta pansus ketiga studi banding tentang ranperda badan kesbangpol di sekretariat daerah Kabupaten Sleman.

Baca: Bedeng di Legok Kota Jambi Terbakar, Warga Mengira Orang Bakar Sampah

Baca: Bupati Masnah Lepas Keberangkatan 184 CJH Muarojambi, Ini Pesan Penting yang Disampaikan

Baca: BKPSDM Kerinci Batalkan Rencana Rasionalisasi Honorer, Ini Alasannya

Baca: Bedeng di Legok Kota Jambi Terbakar, Warga Mengira Orang Bakar Sampah

Baca: VIDEO: Rumah Wartawan Serambi Indonesia di Aceh Tenggara Dibakar Orang tak Dikenal

Pansus satu dipimpin oleh Mulyadi Yacoub didampingi Sekwan DPRD Sungai Penuh Alpian, Pansus dua DPRD Sungai Penuh dipimpin Ketua DPRD Sungai Penuh, Fikar Azami dan Pansus tiga dipimpin oleh Satmarlendan.

Ketua DPRD Sungai Penuh, Fikar Azami dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sengaja mengarahkan studi banding dilaksanakan ke Pemprov DIY. Sebab daerah Yogyakarta telah menerapkan perda yang tengah dibahas DPRD Sungai Penuh.

"Kita berharap dengan studi banding ini, bisa menjadi forum diskusi terutama dalam pembentukan tiga ranperda sungai penuh, agar nantinya perda yang telah disahkanbisa bermanfaat dan menjadi dasar hukum yang kuat," jelasnya.

Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved