Berita Tanjab Timur

Aisyah Gembira, Akhirnya Dapat Berjalan Seperti Orang Kebanyakan

Tanjab Timur Peduli bersama Baznas memberian bantuan kaki palsu pada masyarakat tidak mampu di Kecamatan Muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjab Timur.

Aisyah Gembira, Akhirnya Dapat Berjalan Seperti Orang Kebanyakan
Tribunjambi/Abdullah Usman
Aisyah (27) Warga Kelurahan Sabak Ilir Rt 04 salah satu penerima bantuan kaki palsu. 

Aisyah Gembira, Akhirnya Dapat Berjalan Seperti Orang Kebanyakan

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Tanjab Timur Peduli bersama Baznas memberian bantuan kaki palsu pada masyarakat tidak mampu di Kecamatan Muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Bertempat di Puskesmas Muara Sabak Timur, terdapat tiga penerima bantuan kaki palsu dari tim Tanjab Timur Peduli. Dua dari tiga penerima tersebut penerima bantuan sebelumnya yang kali ini reparasi kaki bantuan.

Sementara satu lainnya, melakukan pengukuran awal untuk pembuatan kaki palsu. Dimana pengukuran dengan menggunakan median semen gypsum dibuat secara manual, yang nantinya akan digunakan sebagai cetakan.

Dikatakan ketua tim Tanjab Timur Peduli Rapik mengatakan, bantuan kaki palsu tersebut sebelumnya sudah kita lakukan terhadap dua warga Sabak Timur Ijal dan Titin sebagai penerima sebelumnya. Namun setelah diukur kaki palsu tersebut perlu direparasi karena kurang pas.

Baca: Usia Emas, Sekda Muarojambi Minta Pembelajaran Anak PAUD Bisa Lebih Baik

Baca: Bahas Ranperda, DPRD Kota Sungai Penuh Studi Bading ke Yogyakarta

Baca: Bupati Masnah Lepas Keberangkatan 184 CJH Muarojambi, Ini Pesan Penting yang Disampaikan

Baca: DAK Tak Terserap Maksimal, DPRD Merangin Pertimbangkan Usulan Pinjaman ke PT SMI

Baca: VIDEO: Kualitas Udara Jakarta Senin 29 Agustus Jadi yang Terburuk di Dunia Lewati India dan Rusia

Sesuai permintaan Baznas, dan hasil koordinasi dengan pihak pembuat yang berada di Bandung kaki palsu tersebut tidak bisa direparasi solusinya pengukuran dan pembuatan ulang.

"Untuk kaki yang lama mungkin dikembalikan ke Baznas, sementara gantinya dilakukan pengukuran ulang dan kaki baru," jelasnya.

Dikatakannya pula, dalam proses pengukuran, untuk kaki palsu dilakukan secara manual. Sejauh ini sudah tiga orang penerima bantuan kaki palsu yang telah dilakukan pengukuran.

Selain itu, untuk Tanjab Timur peduli bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan pengobatan dan akan dibantu biaya tunggu pasien, sementara untuk biaya pengobatan berkoordinasi dengan Baznas pendampingan dibantu dengan PMI.

"Namun dengan catatan sepengetahuan dan rekomendasi dari pemerintah setempat," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved